Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

PAN Kalimantan Utara Targetkan Perolehan Kursi DPRD Kaltara di Pemilu 2024

Partai Amanat Nasional Kalimantan Utara atau PAN Kaltara, targetkan penambahan perolehan kursi DPRD Kaltara di tahun Pemilu 2024

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI
Ketua DPW PAN Kalimantan Utara, Ibrahim Ali. PAN Kaltara targetkan penambahan perolehan kursi DPRD Kaltara di tahun 2024.  

TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Partai Amanat Nasional Kalimantan Utara atau PAN Kaltara, targetkan penambahan perolehan kursi DPRD Kaltara di tahun Pemilu 2024.

Terkait perolehan kursi DPRD Kaltara ini, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kaltara, Ibrahim Ali menargetkan.

Daerah pilihan (Dapil) Nunukan memperoleh 1 kursi, sementara Tana Tidung, Bulungan, dan Tarakan ditarget masing-masing 2 kursi.

"Malinau, kita ndak pasang target. Artinya ada 5 kursi target kita. Pimpinan lah nanti di DPRD provinsi," ucapnya kepada TribunKaltara.com pada Senin (6/12/2021).

Baca juga: Ketua DPW PAN Kaltara Ibrahim Ali Sebut Partai Ummat tak Ganggu Pemilih PAN

Baca juga: Partai Ummat Resmi Hadir, Anggota DPRD Ini Yakini Kader PAN Kaltara Tak Akan Pindah Parpol

Baca juga: Hasil Survei, Partai Solidaritas Indonesia Berpeluang Jadi Kuda Hitam di Pemilu

Sementara itu, dia katakan, 3 Dapil di Nunukan yang masih kosong di tahun 2019-2024 ini, ditargetkan akan terisi pada 2024 mendatang.

"InsyaAllah 2024, 3 dapil 3 kursi yang akan kita targetkan di Nunukan. Termasuk persiapan pengurusan DPD PAN Nunukan yang belum tuntas, Insya Allah akan kita segera tuntaskan," ujarnya.

Sedangkan untuk Kota Tarakan, dia targetkan akan kembali mengambil kursi pimpinan DPRD. Mengingat PAN pernah mencapai kejayaan itu.

"Insyaa Allah kita akan melakukan konsolidasi dengan basis-basis PAN, tokoh-tokoh masyarakat. Pokoknya semua mesin politik harus bekerja keras," katanya.

Baca juga: DPP PDIP Angkat Suara, Alasan Pencopotan Norhayati Andris dari Jabatan Ketua DPRD Kaltara

Dia katankan, kerja-kerja politik harus dimulai dari sekarang. Karena masa pemilihan umum (Pemilu) serentak tidak lama lagi.

"Ini sudah di penghujung tahun 2021. Sebentar lagi kita akan masuk di tahun 2022, teman-teman KPU akan melaksanakan regulasi tahapan.

Jadi harus dipersiapkan semua secara matang. Do'akan mudah-mudahan kita bisa berikan yang terbaik," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved