Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pandangan Ekonom soal Pertumbuhan PDB 2022, Diprediksi Naik Seperti Sebelum Pandemi Covid-19

Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Andry Asmoro mengatakan, dengan langkah pemerintah memulihkan ekonomi

Editor: Budi Susilo
HO/PEMPROV KALTARA
Infrastruktur pelabuhan menunjang aktivitas ekonomi. Sebuah kapal tengah bersandar melakukan aktivitas bongkar muat. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Andry Asmoro mengatakan, dengan langkah pemerintah memulihkan ekonomi dari efek pandemi Covid-19.

Pihaknya memproyeksikan ekonomi akan kembali bangkit secara bertahap ke level pre-Covid pada pertengahan 2022.

“Kami memprediksi sektor yang akan pulih terlebih dahulu dengan cepat adalah yang berhubungan dengan kebutuhan dasar. Utamanya makanan dan minuman, kemudian durable goods (barang tahan lama) yang akan pulih berikutnya,” ujarnya.

Andry melanjutkan, ketika sektor di luar industri makanan dan minuman mulai bangkit menjadi indikator utama.

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Pesta Adat Bontang Kuala 2021 Digelar Sederhana

Baca juga: Sosialisasi Pengoperasian KM Sabuk Nusantara 111, Sekda Paser Harap Ada Pertumbuhan Ekonomi

Baca juga: Menko Airlangga: Akselerasi Inklusi Keuangan di Pondok Pesantren Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Hal tersebut mengindikasikan masyarakat Indonesia mulai percaya terhadap kondisi ekonomi yang semakin membaik.

“Ini yang perlu dijaga pemerintah dan semua pihak, bagaimana menjaga momentum pemulihan,”pungkasnya. 

Tren Positif Bagi Ekonomi

Penanganan kasus pandemi Covid-19 gelombang kedua telah menunjukan hasil positif yang tercermin dari kasus yang terus melandai.

Ekonom Bank Syariah Indonesia, Banjaran Surya Indrastomo mengungkapkan, keberhasilan tersebut ditunjukkan dengan adanya progress vaksinasi yang meningkat, dan tingkat keterisian kamar rumah sakit oleh pasien terpapar Covid-19 yang menurun.

Menurunnya kasus ini mendorong pemerintah melakukan pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), sehingga kuartal III-2021 ekonomi kembali menggeliat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved