Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Pemkab Mahulu Bahas Peningkatan PAD, Bupati Buka Rakor Tim Intensifikasi dan Ekstensifikasi

Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E. yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan E Tek Hen Yohanes, S.Pd.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Asisten II  Setkab Mahulu  E Tek Hen Yohanes membuka Rapat Koordinasi Tim Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber-Sumber Pendapatan Daerah di Ruang Rapat Bappelitbangda, Rabu (8/12/2021). Turut hadir Kepala Bapenda Paulus Liah dan Kepala Dinas PUPR Yohanes Andy Abeh. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E. yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan E Tek Hen Yohanes, S.Pd. membuka Rapat Koordinasi (rakor) Tim Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber-Sumber Pendapatan Daerah di Ruang Rapat Bappelitbangda, Rabu (8/12/2021).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan E Tek Hen Yohanes, S.Pd. didampingi oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Paulus Liah, S.Pd,M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Yohanes Andy Abeh, S.Sos., M.Si.

Baca juga: Warga Mahulu Diimbau Tertib Adminduk, Permudah Pelayanan lewat Hallo Dukcapil dan Disdukcapil Online

Bupati Mahulu melalui sambutan yang dibacakan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan E Tek Hen Yohanes menjelaskan, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah.

Pasalnya, PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan baik pelayanan publik maupun pembangunan.

"Jadi, semakin tinggi dan besar rasio PAD terhadap total pendapatan daerah maka memperlihatkan kemandirian dalam rangka membiayai segala kewajiban terhadap pembangunan daerah," ungkap Bupati Mahulu.

Lanjut E Tek Hen Yohanes menyampaikan dalam rangka meningkatkan kemampuan keuangan daerah agar dapat melaksanakan otonomi, Pemkab Mahulu telah melakukan berbagai kebijakan mengenai perpajakan daerah.

Di antaranya, menetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Mahulu Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pajak Daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Mahulu Nomor 2 Tahun 2018 tentang Retribusi Daerah.

"Dengan adanya perda mengenai pengenaan pajak dan retribusi daerah ini, diharapkan dapat lebih mendorong Pemerintah Mahulu untuk terus berupaya mengoptimalkan PAD, khususnya yang berasal dari pajak daerah dan retribusi daerah,"ucapnya.

Baca juga: Bupati Mahulu Ajak Dekranasda Promosi Produk UMKM, Segera Bertransformasi ke Digital

Lebih lanjut E Tek Hen Yohanes berharap, terlaksananya rakor ini dapat lebih memperkuat pelayanan yang prima terhadap masyarakat, khususnya pelayanan pajak yang semakin baik, santun, terbuka dan transparan sekaligus sebagai penguatan amanat perundang-undangan.

"Sekali lagi saya mengharapkan kerjasama dari semua pihak agar dapat mendukung semaksimal mungkin kegiatan ini, karena kegiatan ini memberikan muatan yang sangat bermanfaat sebagai proses pembelajaran yang sangat aplikatif untuk pembekalan bagi seluruh satuan kerja perangkat daerah di Kabupaten Mahulu," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Paulus Liah dalam laporannya menjelaskan, tujuan rakor ini adalah memonitor dan mengevaluasi berbagai aspek dalam pelaksanaan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah di Kabupaten Mahakam Ulu serta upaya-upaya intensifikasi dan ekstensifikasinya.

Kegiatan ini juga akan mengakomodir ruang diskusi dan koordinasi aktif bagi seluruh elemen tim dan merumuskan langkah–langkah nyata yang dapat menunjang upaya-upaya peningkatan penerimaan PAD di Mahulu.

"Maka sangat perlu dilaksanakan koordinasi berkala untuk memonitor, mengevaluasi dan menyatukan kembali arah langkah kebijakan dari seluruh elemen Tim Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber–Sumber Pendapatan Daerah, serta sangat dibutuhkan dukungan dan arahan dari pimpinan. Karena itu merupakan motivasi bagi tim ini untuk bergerak secara lebih tajam dan terpadu," jelasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved