Berita Nasional Terkini

Beda Survei Menteri Berkinerja Terbaik Versi Indikator & CISA, Kondisi Terbalik Risma - Sri Mulyani

Beda survei Menteri berkinerja terbaik versi Indikator Politik Indonesia dan CISA, kondisi terbalik Risma - Sri Mulyani

TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini mengunjungi Kaltara, Kamis (28/10/2021). Simak hasil survei CISA dan Indikator Politik tentang Menteri berkinerja terbaik 

TRIBUNKALTIM.CO - Centre for Indonesia Strategic Actions atau CISA merilis hasil survei mengenai Menteri Jokowi berkinerja terbaik.

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia juga merilis hasil survei serupa.

Hasil kedua survei tersebut pun berbeda terutama pada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Dalam survei yang dirilis CISA, Risma dan Sri Mulyani bahkan tak masuk dalam 10 besar.

Sedangkan di survei Indikator Politik Indonesia, kinerja Risma dan Sri Mulyani dinilai masuk kategori terbaik.

Baca juga: Jelang Isu Reshuffle, Ini Survei 5 Menteri Jokowi Kinerja Terbaik, Risma & Sri Mulyani Mengejutkan

Baca juga: Update Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Prediksi Qodari, PAN Ambil Kursi Muhadjir, Hadi Tjahjanto Masuk

Baca juga: Rabu Pon, Isu Reshuffle Kabinet Jokowi Mencuat, Moeldoko Diganti Hadi Tjahjanto, Mahfud Terlempar?

Sebelumnya dikabarkan Presiden Jokowi akan menggelar reshuffle Kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat.

Dilansir dari TribunWow dalam artikel berjudul Tak Ada Risma dan Sri Mulyani di 10 Menteri dengan Kinerja Terbaik Hasil Survei CISA, lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) merilis hasil survei terkait performa pemerintah.

Hasilnya, masyarakat mayoritas dengan 44,33 persen masih menyatakan puas dengan kinerja Pemerintah Indonesia.

Dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil survei ini merupakan termin keempat atau menjadi yang terakhir untuk tahun 2021 terkait kinerja pemerintah.

Survei sendiri baru selesai dilakukan 7 Desember 2021 dengan menyasar 1.200 responden di 34 provinsi secara proporsional melalui penarikan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling.

“Publik yang menyatakan Tidak Puas terhadap kinerja Pemerintah ada 41 persen dan yang Sangat Tidak Puas 5,59 persen.

Yang Sangat Puas ada 3,83 persen dan sisanya ada 5,25 persen yang tidak menjawab atau tidak tahu,” kata Herry Mendrofa, Direktur Eksekutif CISA, Jumat (10/12/2021), dikutip dari Tribunnews.com.

Disebutkan di sana aspek yang dinilai adalah efektivitas, efisiensi, implementasi, implikasi, dan produktivitas.

Meski begitu, ada juga sektor yang dianggap belum optimal terutama pada antikorupsi.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved