Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Lantamal XIII Tarakan Gelar Navy Night Festival Budaya Kaltara dan Libatkan 150 Penari

Dalam kegiatan Navy Night Festival Budaya Kaltara, berbagai tarian tradisional asal Kaltara ditampilkan mulai dari adat Tidung dan adat Dayak

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Kegiatan Navy Night Festival Budaya Kaltara menampilkan berbagai tarian dari lima wilayah di Provinsi Kaltara, Sabtu (11/12/2021).TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN– Momen puncak peringatan Hari Ulang Tahun Armada RI dirangkai dengan kegiatan Navy Night Festival Budaya Kaltara, yang digelar di Mako Lantamal XIII Tarakan, Kelurahan Mamburungan, Sabtu (11/12/2021) malam.

Dalam kegiatan Navy Night Festival Budaya Kaltara, berbagai tarian tradisional asal Kaltara ditampilkan mulai dari adat Tidung dan adat Dayak.

Akulturasi budaya di Kaltara ini mengundang masyarakat Kota Tarakan yang antusias melihat festival budaya yang pertama kalinya digelar dan diinisiasi Lantamal XIII Tarakan.

“Jadi untuk memeriahkan puncak hari Armada Republik Indonesia tahun 2021, bertajuk Navy Night Festival Budaya Kaltara, acara dibuka dengan penampilan seniman membawakan doa mantra yang menggambarkan suku Dayak bertata cara dalam doa,” beber Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Edi Krisna Murti.

Baca juga: Sambut Hari Armada RI, Lantamal XIII Tarakan Gelar Khitanan Massal Gratis di Berau

Baca juga: Dansatrol Lantamal XIII Tarakan Sebut Serius Tangani Pelanggaran Narkotika di Perairan Kaltara

Baca juga: Lantamal XIII Tarakan Vaksinasi Covid-19 Wilayah Transmigran, Gubernur Kaltara: Saya Berterimakasih

Kolaborasi Sape dengan alat musik lainnya, menggema mengiringi penampilan tarian Punan Leto, Manuk Isit, Arang Busak Baku, Bangen Tawai, Iluk Pagun Benayuk, Iluk Sedungan, Bejiu Syafor, Ulin Lingkuda, Spirit Of Intimung, hingga Jepin Pagun.

Tarian dirangkai dalam sebuah cerita yang menggambarkan perjalanan dari masa ke masa peradaban Dayak pedalaman dan pesisir yang berakulturasi dengan budaya lain Nusantara.

Danlantamal XIII Tarakan Laksma TNI Edi Krisna Murti menyampaikan Festival Budaya ini, tidak menonjolkan salah salah satu etnis budaya tertentu mengingat terlalu sempitnya panggung untuk menampilkan kekayaan budaya Kaltara.

Satu pesan terpenting dalam rangkaian tari ini, bahwa keberagaman dapat berjalan selaras berdampingan dalam bingkai Bhineka Tunggal Eka.

Festival Budaya yang diprakarsai TNI AL ini bertujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya di Kalimantan Utara serta memperkuat sinergitas TNI AL, melalui Lantamal XIII dengan instansi pemerintah, mulai dari Forkopimda hingga masyarakat.

“Dengan budaya bisa menyatukan semua elemen yang ada. Kita berharap Provinsi Kaltara menjadi perhatian dari seluruh Bangsa Indonesia ataupun dunia. Ini juga supaya bisa jadi destinasi wisata,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved