Breaking News:

Virus Corona di Kaltara

Maret 2022, Kemenkes Targetkan Kaltara Vaksinasi Dosis Pertama Capai 100 Persen

Kemenkes RI menargetkan, pada bulan Maret 2022 angka cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kalimantan Utara

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI
Jubir Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy, menyatakan, hingga saat ini angka cakupan vaksinasi dosis pertama di Kaltara telah melampaui target Kemenkes. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kemenkes RI menargetkan, pada bulan Maret 2022 angka cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kalimantan Utara sudah menyentuh 100 persen.

Target itu ditetapkan, karena sebelumnya pihak Kemenkes sudah menargetkan vaksinasi dosis pertama sebesar 70 persen hingga akhir tahun 2021.

Menurut Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, hingga saat ini angka cakupan vaksinasi dosis pertama di Kaltara telah melampaui target Kemenkes.

"Dari Kemenkes targetkan 70 persen sampai akhir 2021, dan memang sekarang kita sudah di atas itu," kata Agust Suwandy, Minggu (12/12/2021).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Target Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Pelayan Publik

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Tambah 114 Kasus Baru Covid-19, Kota Tarakan Sumbang Terbanyak

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltara, Tambah 87 Positif, Kasus Covid-19 di Kalimantan Utara Tembus 3.036

Untuk target di Maret 2022, Agust menyampaikan hal tersebut cukup sulit dicapai, mengingat tidak semua sasaran vaksinasi bisa divaksin.

"Maret 2022 ditargetkan 100 persen, tapi kalau 100 persen sepertinya tidak bisa, karena ada orang yang tidak bisa divaksin mungkin bisa 90 persen ke atas," terangnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa target vaksinasi di tahun 2022 kemungkinan akan bertambah besar, dengan dimasukannya kategori anak usia 6-11 tahun dalam sasaran vaksinasi.

"Kemungkinan di 2022, PR-nya lebih besar lagi, karena usia 6 sampai 11 rencananya dimulai awal 2022," ujarnya.

"Dan ini akan menambah sasaran kita, dan kalau sasaran bertambah persentase cakupan kita akan menurun," terangnya.

Kendati demikian, pihaknya optimis laju cakupan vaksinasi di Kaltara lambat laun dapat terus bertambah, mengingat masih mencukupinya stok vaksin di Kaltara.

Katanya, kalau untuk vaksin saat ini kondisinya kita cukup bahkan berlebih, di provinsi saja untuk Sinovac ada 50.000 dosis.

"Dalam waktu dekat kita akan terima tambahan Pfizer 9.000 dosis dan Moderna 3.600 dosis," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved