Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Banyak Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia Alami Scabies, BP2MI Nunukan Siapkan Poliklinik

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, FJ Ginting menyebutkan banyak deportant Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malays

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Ratusan Pekerja Migran Indonesia PMI antre makanan di Rusunawa Nunukan, belum lama ini. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, FJ Ginting menyebutkan banyak deportan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang mengalami scabies (kudis).

Menurutnya, penyakit kulit yang dialami deportan PMI bukanlah hal yang baru. Sebagian besar PMI yang dideportasi dari Malaysia selalu mengalami scabies.

"Kami sudah tangani kalau masalah scabies dan hampir semua PMI alami itu baik anak-anak sampai Lansia. Kami punya poliklinik insidental, jadi obat-obatan yang mudah disiapkan, kami siapkan," kata Ginting kepada TribunKaltara.com, Senin (13/12/2021).

Lebih lanjut dia menyampaikan, kemungkinan besar scabies yang dialami oleh PMI akibat air dan lingkungan yang tidak dijamin kebersihannya selama menjalani masa tahanan.

"Kita tidak bisa simpulkan tapi kemungkinan besar karena sumber air, sanitasi agak terganggu, atau lingkungan yang kurang bersih," ucapnya.

Baca juga: Dideportasi dari Malaysia, 3 Pekerja Migran Indonesia yang Baru Tiba di Nunukan Terpapar Covid-19

Baca juga: Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Terbitkan Instruksi Nataru, Perjalanan Pekerja Migran Diperketat

Selain penyakit kulit, dari 229 PMI yang dideportasi itu ada yang mengalami depresi ringan.

Hal itu sudah dia komunikasikan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana, untuk mendapatkan trauma healing.

"PMI yang depresi ringan itu berjenis kelamin laki-laki, perkiraan usia 20 tahun. Begitu tiba, saya ajak dia bicara tapi dia tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Hanya mengangguk dan kadang dibantu sama temannya yang sama-sama dari tahanan," ujarnya.

"PMI yang depresi itu sudah ditangani psikolog. Dia diberikan semacam trauma healing," tambahnya.

Seorang PMI Pasien Covid-19 Dirujuk ke RSUD

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved