Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Atlet Panjat Tebing Nasional Asal Nunukan Keluhkan Arena Latihan Tak Sesuai Standar

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nunukan sudah mencetak banyak atlet hebat hingga ke tingkat nasional.

Editor: Rahmad Taufiq
HO/ALDI
Aldi tampak kesulitan memanjat tebing saat bertanding di Kejurnas Kelompok Umur (KU) XV, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Venue Wall Climbing FPTI Aceh, Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Kota Banda Aceh, belum lama ini. HO/ALDI 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nunukan sudah mencetak banyak atlet hebat hingga ke tingkat nasional.

Seperti satu atlet ini, Sabri yang berhasil meraih dua emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012 silam.

Lalu, belum lama ini Philipus Rinaldi Ama Payong Ata Mukin, kembali mewakili Kaltara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kelompok Umur (KU) ke XV, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Venue Wall Climbing FPTI Aceh, Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Kota Banda Aceh.

Anak laki-laki dari pasangan Yustina dan Lambertus itu berhasil meraih juara 1 kategori Speed WR dan membawa pulang satu medali emas.

Saat ditemui, pria yang akrab disapa Aldi mengeluhkan soal arena latihan panjat tebing di Nunukan yang belum sesuai dengan standar nasional.

Baca juga: Usia 8 Tahun Ikut Kejurnas Panjat Tebing, Atlet di Nunukan Ini Ingin Kuliah Tapi Terkendala Dana

Baca juga: Cerita Safariani, Atlet Panjat Tebing Bentangkan Bendera Merah Putih di Jembatan Sei Kayan Bulungan

Aldi mengaku saat bertanding di Aceh, kendala yang dia alami, yaitu belum terbiasa dengan arena tanding berstandar nasional.

Dari empat kategori yang ia ikuti hanya satu yang berhasil ia taklukkan.

"Mana Pemda? Di Nunukan ini sarana panjat tebingnya sangat ketinggalan jauh dari kota lain. Khusus kategori Lead dan Border yang saya ikuti kemarin, saya belum terbiasa dengan pijakan dan pegangan di arena tanding itu," kata Aldi itu kepada TribunKaltara.com, Rabu (15/12/2021).

Sehingga ia berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) Nunukan serius memperhatikan para atletnya melalui sarana latihan.

"Papan tebingnya juga hanya satu. Harusnya dua jadi kalau mau sparing partner bisa. Kalau mau cetak atlet profesional, sarana latihannya juga harus mendukung," bebernya.

Baca juga: Pelepasan Tim Panjat Tebing Kaltim ke Ajang PON XX Papua, KONI Harapkan Bisa Dulang Medali Emas

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved