Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

BNNP Kaltara Kembali Musnahkan 2,8 Kg Sabu dan 19 Pil Ekstasi yang Gagal Dikirim ke Sulawesi

Total 2.835,69 gram atau sekitar 2,8 kilogram narkotika jenis sabu-sabu, dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Pemusnahan 2,8 kilogram sabu dan 19 pil ekstasi di Kantor BNNP Kaltara, Kamis (16/12/2021).TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN– Total 2.835,69 gram atau sekitar 2,8 kilogram narkotika jenis sabu-sabu, dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara, Kamis (16/12/2021).

Narkotika jenis sabu-sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan pada Sabtu (27/11/2021) lalu.

Pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima Tim Pemberantasan dari BNNP Kaltara sekitar pukul 10.00 WITA.

Setelah ditelusuri, tim berhasil mendapatkan dua tersangka yakni berinisial HD dan EF.

Total barang terlarang ditemukan sebanyak 2.857,69 gram sabu dan narkotika jenis ekstasi sebanyak 37 tablet dan berhasil disita petugas.

Baca juga: BNNP Kaltara Beber Ragam Modus Pengedar Barang Haram, Ulas Kasus Sabu Cair

Baca juga: Sabu 1,9 Kg yang Nyaris Lolos ke Parepare Dimusnahkan, BNNP Kaltara dan BC Komitmen Perangi Narkoba

Baca juga: Launching Bangun Rejo Jadi Desa Bersinar, Upaya Pemkab Kukar dan BNNP Kaltim Perangi Narkoba

Adapun lanjut Brigjend Pol Samudi, yang dimusnahkan yakni 2.835,69 gram jenis sabu dan sisanya 11 gram untuk kepentingan laboratorium dan 11 gram untuk pembuktian di persidangan.

“Selain itu kami ikut musnahkan ekstasi 19 tablet. Sisanya 7 tablet untuk pembuktian persidangan dan 11 tablet untuk kepentingan laboratorium,” jelasnya.

Lebih jauh menyoal sabu dan ekstasi ini rencana akan dibawa tersangka ke Sulawesi menggunakan kapal Pelni.

Dua tersangka dikenakan ancaman pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 2, subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1.

Isinya memuat pernyataan secara tanpa haka tau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli.

Baca juga: 1,9 Kg Nyaris Lolos ke Parepare, BNNP Kaltara Ungkap Pengendali dari Napi Lapas Tarakan

Atau menyerahkan dan/atau memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan dan percobaan atau pemufakatan jahat melakukan tindak pidana narkotikan golongan I bukan tanaman jenis sabu beratnya melebihi 5 gram.

“Ancaman hukumannya, pelaku pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 20 tahun. Dan pidana denda paling sedikit Rp 10 miliar,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved