Berita Kukar Terkini

Tri Winarsih Gantikan Sri Astiana Jadi Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Tenggarong

Sri Astiana digantikan Tri Winarsih yang sebelumnya menjabat Kasubdit Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjenpas Kumham RI

Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Proses Serah terima Jabatan Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Tenggarong daro Sri Astiana digantikan Tri Winarsih.TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG- Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Tenggarong akhirnya berganti setelah Kepala Lapas Perempuan Sri Astana menjabat selama 3,3 tahun.

Sri Astiana digantikan Tri Winarsih yang sebelumnya menjabat Kasubdit Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjenpas Kumham RI.

Sertijab dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kaltim, Sofyan.

Kepala Lapas Perempuan Tenggarong terdahulu, Sri Astiana menyampaikan terima kasih kepada jajaran pegawai Lapas Perempuan, atas kerjasamanya dalam menjalankan tugas melakukan pengawasan dan pembinaan kepada warga binaan.

"Saya bertugas di Lapas Perempuan Tenggarong tepat tiga tahun tiga bulan tiga hari," ujarnya.

Dirinya bersyukur, selama  bertugas tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban yang berarti, sehingga Lapas Perempuan Tenggarong tidak menjadi viral untuk hal yang negatif.

Baca juga: 121 Warga Binaan Lapas Perempuan Tenggarong Divaksin Covid-19

Baca juga: Peringati Hari AIDS Sedunia, 58 Warga Binaan Lapas Perempuan Tenggarong Lakukan VCT

Baca juga: Lapas Perempuan Tenggarong dan BSI Lakukan Kerjasama untuk Payroll dan Pembiayaan Mitraguna

Dirinya berharap, kepala Lapas Perempuan Tenggarong yang baru dapat melanjutkan dan meneruskan perjuangannya.

Pasalnya, dieinya sudah mengantarkan Lapas Perempuan pada perubahan nomenklatur dari Lapas Perempuan Klas IIA Samarinda menjadi Lapas Perempuan Klas IIA Tenggarong.

"Dengan perubahan nomenklatur sehingga statusnya menjadi Lapas Perempuan Tenggarong ini, jadi bisa lebih enak lagi, lebih aktif lagi, dan pasti lebih mudah lavi korrdinasinya dalm hal bantuan atau support langsung dari pemda Kukar," harapnya.

Asti juag berpesan kepada kalapas perempua  yang baru, bahwa pekerjaan rumah (PR) besar saat ini yakni penyediaan rumah dinas bagi seluruh pegawai lapas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved