Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

4 Ribu Lebih Terdapat Sumur Minyak Ilegal di Indonesia, SKK Migas Beri Solusi Jalan Keluar

Dari kajian itu, pihaknya menyimpulkan bahwa praktik produksi sumur minyak ilegal bisa diatasi melalui 2 cara,

Editor: Budi Susilo
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi minyak bumi. Praktik penambangan sumur minyak ilegal masih menjadi persoalan di industri hulu migas Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - SKK Migas telah melakukan kajian soal penanganan sumur minyak ilegal.

Dari kajian itu, pihaknya menyimpulkan bahwa praktik produksi sumur minyak ilegal bisa diatasi melalui 2 cara.

Yaitu penertiban atau penegakan aturan hukum atau hard approach, serta membuat payung hukum atau regulasi baru untuk pengelolaan sumur minyak tua agar bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Praktik penambangan sumur minyak ilegal masih menjadi persoalan di industri hulu migas Indonesia.

Baca juga: SKK Migas Beber Alasan Beri Insentif 2 Perusahaan Migas di Kalimantan Timur

Baca juga: SKK Migas Optimistis Target Produksi Migas 1 Juta Barel di 2030 Tercapai

Baca juga: SKK Migas Kalsul Gelar Media Gathering, Paparkan Strategi Recovery Target 1 Juta Barel Per Day

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, saat ini setidaknya terdapat kurang lebih 4.500 sumur ilegal di Indonesia.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengatakan, jumlah minyak harian yang dihasilkan dari praktik lifting minyak secara ilegal ini ditaksir berkisar 2.500 - 10.000 barel minyak per hari alias barrel oil per day (bopd).

“Angkanya dinamis. Ini dihasilkan dari reservoir yang dangkal, jadi kalau sudah diambil habis pindah lagi, ambil habis pindah lagi,” tutur Tutuka dalam diskusi virtual ‘Mencari Win-Win Solution untuk Sumur Minyak Ilegal, Selasa (21/12/2021).

Praktik penambangan sumur minyak ilegal tersebar di berbagai daerah. Wilayah Jambi dan Sumatera Selatan termasuk daerah yang di dalamnya marak terjadi pengusahaan sumur minyak ilegal menurut catatan Tutuka.

Baca juga: Produksi Migas PHM Melampaui Target, SKK Migas Kunker dan Tinjau Vaksinasi di Wilayah Operasi

Tutuka berujar, penanggulangan sumur minyak ilegal di luar Pulau Jawa terbilang sulit lantaran banyak terjadi di tengah hutan yang sukar dijangkau oleh kendaraan.

Fenomena penambangan sumur minyak ilegal dinilai membawa sejumlah kerugian. Sekretaris Jenderal Asosiasi Daerah Penghasil Minyak Bumi dan Energi Terbarukan (ADPMET), Andang Bachtiar menilai, dampak kerugian yang ditimbulkan sumur minyak ilegal pada pendapatan daerah bisa dikatakan minim.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved