Berita Kaltim Terkini

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Apresiasi Ekspor PT SLJ Global dan UKM Meningkat

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, bersyukurur  semua dapat hadir pada rangkaian kegiatan Pelepasan Ekspor

Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, bersyukur semua dapat hadir pada rangkaian kegiatan Pelepasan Ekspor Akhir Tahun 2021 oleh Menteri Perdanganan RI Muhammad Lutfi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, bersyukurur  semua dapat hadir pada rangkaian kegiatan Pelepasan Ekspor Akhir Tahun 2021 oleh Menteri Perdanganan RI Muhammad Lutfi.

Sang menteri turut menyampaikan pidato Pelepasan Ekspor akhir tahun di Area PT Sumalindo Lestari Jaya Global Tbk, Jalan Cipto Mangunkusumo Loa Janan Ilir Kota Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (23/12/2021). 

Pemprov Kalimantan Timur sangat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Menteri Perdagangan RI atas ditunjuknya Kaltim khususnya Kota Samarinda sebagai salah satu Pintu Pelepasan Ekspor dari 18 Pintu Pelepasan di seluruh Indonesia yang direncanakan akan dilakukan serentak dari Karawang, Jawa Barat oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Bapak Muhammad Lutfi.

"Sejalan dengan MISI Kaltim yaitu ”Berdaulat Dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Wilayah yang Berkeadilan”, Provinsi Kalimantan Timur siap mendukung Peningkatan Ekspor Ke Pasar Global di tengah upaya Pemulihan Ekonomi dampak pandemic Covid-19, khususnya di sektor Pertanian.

Baca juga: Ekonomi Nasional Mulai Pulih, Mendag Pimpin Pelepasan Ekspor Senilai Rp 35,03 Triliun

Baca juga: Lidi Sawit dan Amplang Batubara dari Kutim Jadi Komoditas Ekspor, Tembus Pasar Pakistan dan Taiwan

Baca juga: September 2021, Ekspor Jawa Tengah Alami Surplus Tertinggi selama 3 Tahun Terakhir

Kalimantan Timur sebagai salah satu provinsi penyumbang ekspor non migas terbesar ketiga secara nasional dan terbesar pertama di luar Pulau Jawa mempunyai potensi komoditi unggulan ekspor non migas yang potensial sebagai penyumbang devisa negara, antara lain kayu, batubara, CPO.

"Hasil perikanan (ada udang, ikan segar, kepiting, rumput laut), sarang burung wallet, hasil pertanian dan kehutanan (ada pisang, damar, jahe, lidi nipah/sawit, cangkang sawit) dan masih banyak lagi," kata Wagub.

Total Nilai ekspor Kalimantan Timur sampai dengan Bulan Oktober 2021 sebesar USD 18.539 Juta sedangkan nilai ekspor nonmigas sebesar USD 17.489 Juta dengan komoditi utama nya adalah hasil pertambangan, hasil kayu olahan, hasil industry kimia, hasil perikanan dan kelautan, hasil pertanian dan perkebunan, hasil industry logam. 

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim masih didominasi oleh sector pertambangan.

Total pelepasan ekspor Indonesia pada kegiatan ini sebesar USD 2,44 miliar dan kontribusi ekspor dari Kaltim pada acara ini sebesar USD 941 juta.

Atau senilai Rp. 13.5 triliun atau sebesar 40,33 persen dari total nilai pelepasan ekspor Indonesia Tahun 2021 dan nilai ekspor ini meningkat 39,30 persen.

"Dibandingkan total nilai pelepasan ekspor Kaltim Tahun 2020,"jelas Wagub

Wagub dan Pemerintah Provinsi Kaltim juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Managemen PT. SLJ Global, Tbk yang telah berkontribusi terhadap realisasi ekspor Kaltim sekaligus telah membantu pelaksanaan Pelepasan Ekspor Akhir Tahun 2021 di Samarinda hari ini. 

"Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh pelaku usaha sebanyak 35 pelaku usaha Kaltim yang juga berkontribusi terhadap ekspor Kaltim pada akhir Tahun 2021 ini. PT. SLJ Global, Tbk sendiri juga mencatatkan peningkatan nilai pelepasan ekspor dari USD 3,8 Juta pada tahun 2020 menjadi USD 9,8 Juta pada tahun 2021 ini. Selain itu pelepasan ekspor hari ini diikuti oleh 10 pelaku UKM Kaltim dengan komoditinya adalah pisang, damar batu, hasil perikanan, moulding dan minyak jelantah.

Pelaksanaan Pelepasan Ekspor kali ini sebagai langkah konkrit dalam upaya peningkatan dan percepatan ekspor non migas di masa pandemi covid-19 dan diharapkan dapat memotivasi pelaku usaha untuk tetap meningkatkan ekspor walaupun di masa sulit seperti sekarang ini dan sekaligus bisa mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 dan tahun-tahun mendatang," ungkap Wagub.

Kepala Disperindagkop Kalimantan Timur Yadi Robyan Noor memuji Wagub Hadi Mulyadi ditengah sejumlah agendanya luar biasa baru sehari dari Berau hari ini tetap mengutamakan menghadiri pelepasan Ekspor akhir tahun oleh Mendag RI .

"Pertama kita panjatkan nikmat syukur allah subhanahu wata ala Pelepasan Ekspor Akhur Tahun 2021 Oleh Mendag RI secara Hybrid ada yang online dan offline jam 11 sampai 13.00Wita.
Pemprov Kaltim sangat mendukung ekspor Menteri Perdagangan diikuti 26 Provinsi,khusus untuk Provinsi kaltim ada 35 peserta.

"Alhamdulilah ada 10 UKM  pelaku usaha. Pelaku usaha tahun lalu ada 4 skarang 10.
Kegiatan dipusatkan di Jakarta dipimpin Langsung Oleh Mendag RI. Salah satunya Kaltim dengan lokasi di PT Sumalindo Lestari Jaya Global," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved