Kabar Artis

Gen Halilintar Terbukti Melanggar Hak Cipta Lagu Lagi Syantik, Orangtua Atta Didenda Rp 300 Juta

Gen Halilintar terbukti melanggar hak cipta lagu Lagi Syantik yang dibawakan Siti Badriah. Ayah dan Ibu Atta didenda Rp 300 juta.

KOMPAS.com/Revi C Rantung
Atta dan Thariq Halilintar saat bersaksi dalam sidang terkait gugatan lagu Lagi Syantik di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020). Kini, Mahkamah Agung telah menjatuhkan putusan PK yang diajukan terkait gugatan hak cipta lagu Lagi Syantik yang dibawakan Siti Badriah. Halilintar Anofial Said dan Lenggogeni Umar Faruk, orangtua Atta Halilintar didenda sebesar Rp 300 juta. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mahkamah Agung (MA) memutuskan Gen Halilintar terbukti melanggar gak cipta lagu Lagi Syantik yang dibawakan Siti Badriah.

Dalam amar putusannya, Mahkamah Agung menjatuhkan pidana denda kepada Halilintar Anofial Said dan Lenggogeni Faruk, orangtua Atta Halilintar sebesar Rp 300 juta. 

Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang dilayangkan oleh PT Nagaswara Publisherindo terkait lagu Lagi Syantik yang dibawakan Siti Badriah

Dalam putusannya, Majelis Hakim menilai para tergugat Halilintar Anofial Said dan Lenggogeni Umar Faruk telah melakukan modifikasi lagu "Lagi Syantik" tanpa izin para penggugat  dan kemudian dikomunikasikan ke akun YouTube Gen Halilintar.

Baca juga: Gen Halilintar Disebut Melanggar Hak Cipta Lagu Siti Badriah, Nagaswara : Belum Ada Kesepakatan

Menurut majelis hakim, perbuatan tersebut merupakan suatu pelanggaran hak moral dari para penggugat ( PT Nagaswara Publisherindo )

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, Majelis Hakim menyatakan perbuatan para tergugat yang menstransformasikan ciptaan dan komunikasi ciptaan adalah pelanggaran hak cipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Ayat (1) huruf d dan h Jo Pasal 9 Ayat (2).

Selain itu, perbuatan para tergugat yang menggandakan dalam bentuk elektronik/digital penerbitan karya ciptaan dan pendistribusian hasil pelanggran karya cipta melalui media sosial adalah pelanggran hak cipta sebagaimana diatur dalam Pasal 9 Ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e Jo Pasal 9 Ayat (3).

"Menyatakan perbuatan tergugat I dan tergugat II yang tanpa hak dan tanpa izin kepada para penggugat telah mengubah lirik, memproduksi dan menyebarluaskan lagu “Lagi Syantik” yang telah dimodifikasi tersebut adalah perbuatan pelanggaran hak cipta yang menyebabkan kerugian materiil maupun immateriil bagi para penggugat," ucap hakim I Gusti Agung Sumanatha.

Oleh sebab itu, Mahkamah Agung (MA) menghukum Halilintar Anofial Said dan Lenggogeni Umar Faruk (tergugat 1 dan tergugat 11) yang juga dikenal dengan keluarga Gen Halilintar, untuk membayar ganti kerugian Rp 300 juta karena melanggar hak cipta terhadap lagu "Lagi Syantik".

Baca juga: NEWS VIDEO Lagu Syantiek Siti Badriah Dicover Gen Halilintar, Nagaswara Rugi Miliaran Rupiah

Demikian Amar Putusan perkara nomor: 41PK/Pdt,Sus-HK/2021 tersebut.

Sebelumnya, Gen Halilintar dinilai mengubah lirik lagu "Lagi Syantik" kemudian merekam, membuat video, serta menguggahnya di akun YouTube Gen Halilintar, tanpa seizin pihak PT NAGASWARA Publisherindo yang menaungi para pecipta lagu "Lagi Syantik".

Melihat hal itu, PT NAGASWARA Publisherindo sebagai pemegang hak publishing lagu tersebut tidak terima dan menggugat ke pengadilan Negeri (PN), Jakarta Pusat.

Namun, PN Jakarta Pusat menolak gugatan tersebut pada 30 Maret 2020.

PT NAGASWARA Publisherindo kemudian mengajukan PK dan dikabulkan oleh MA.

Baca juga: Gen Halilintar Disebut Melanggar Hak Cipta Lagu Siti Badriah, Nagaswara : Belum Ada Kesepakatan

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved