Berita Balikpapan Terkini
BNNK Berpesan Waspada, Pengedar Tembakau Sintetis Mulai Lirik Kafe di Balikpapan
Menjamurnya kedai kopi atau kafe di Kota Balikpapan ternyata menjadi peluang bagi pengedar tembakau sintetis,
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menjamurnya kedai kopi atau kafe di Kota Balikpapan ternyata menjadi peluang bagi pengedar tembakau sintetis.
Sasarannya adalah remaja di Balikpapan yang kerap menghabiskan waktu bersama sejawat di kafe-kafe. Hal itu diutarakan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan Risnoto.
Dirinya menyatakan, informasi itu diperoleh dari pengakuan salah seorang pelaku pengedar tembakau sintetis bermerk gorila.
"Dari jaringan itu kami dalami bahwa Balikpapan akan dijadikan market atau pasar tembakau sintetis. Mereka juga sudah mensurvei karena menjamurnya kafe di Balikpapan," jelasnya, Kamis (30/12/2021).
Baca juga: Berdayakan Pemuda hingga IRT, BNNK Balikpapan Beri Pelatihan Pencegahan Narkoba
Baca juga: Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, BNNK Balikpapan Resmikan Kelurahan Bersinar di Manggar
Baca juga: BNNK Balikpapan Sayangkan Pelajar Ikut Memakai Tembakau Sintetis
Risnoto menambahkan, tembakau sintetis tersebut berasal dari tiga Kota. Diantaranya Bandung dan Jakarta. Terbaru dari Makassar. Dimana para pengedar cenderung mengirimkan melalui jasa ekspedisi.
"Kami lakukan lidik dan berhasil menangkap satu orang sebagai pemesan, bahwa barang itu masuk ke Balikpapan ini memang masuk ekspedisi kiriman dari luar daerah. Sumbernya itu kalau tidak dari Makassar, Bandung atau Jakarta," urai Risnoto.
Pemesan itu, kata Risnoto, sudah memesan tembakau sintetis dari bandar sebanyak 3 kali.
Merasa aman karena belum terendus aparat, berencana akan memesan kembali dalam jumlah banyak untuk diedarkan di Balikpapan.
"Dia mencoba-coba, karena akan mendatangkan dalam jumlah banyak ke Balikpapan, tapi beruntung sudah berhasil kami amankan," sebutnya.
Baca juga: BNNK Balikpapan Ungkap Hasil Pengungkapan Narkoba dalam Setahun Capai 2 Kg
Karenanya, mengantisipasi peredaran tersebut, Risnoto mengimbau agar para orangtua mewaspadai anak-anaknya.
Pasalnya, efek yang ditimbulkan cenderung lebih berbahaya, terlebih pada jangka panjang. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ganja-sintetis-mulai-kembali.jpg)