Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Pelakunya Polisi Baru, Sekap dan Keroyok Pemuda, Kapolres Nunukan Larang Polisi Lajang Keluar Kos

Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadianto menyebut pelaku penyekapan dan penganiayaan pemuda berinisial R adalah polisi baru.

Dok TribunKaltim.co/FEBRIANUS FELIS
Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadianto. Kapolres menyebut pelaku penyekapan dan penganiayaan pemuda berinisial R adalah polisi baru. Ia pun melarang polisi yang masih lajang untuk keluar dari kos-kosannya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadianto menyebut pelaku penyekapan dan penganiayaan pemuda berinisial R adalah polisi baru.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemuda berinisial R akhirnya bisa selamatkan diri setelah disekap oknum polisi dan dianiaya hingga pagi.

Ia tak hanya dianiaya oleh satu dua orang oknum polisi, menurut pengakuan R dia dianiaya oleh sekitar 10 orang anggota polisi.

Baca juga: Kronologi Pemuda Nunukan Dianiaya Oknum Polisi sampai Pagi, tak Ada Artinya Saya Teriak Minta Ampun

Seorang pemuda berinisial R (21), warga Jalan Antasari Baru, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara akhirnya bisa menyelamatkan diri berkat bantuan seorang temannya yang juga polisi berinisial S.

Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadianto membenarkan adanya kasus dugaan pengeroyokan oleh sejumlah oknum polres Nunukan terhadap pemuda R.

Kini, kasusnya tengah ditangani Propam di mana dua orang oknum polisi sudah diinterogasi dan Kapolres Nunukan segera memberlakukan larangan bagi polisi baru yang masih lajang.

Bermula dari kejadian sepele, pemuda R salah panggil lalu berujung dengan penganiayaan oleh sejumlah oknum polisi.

Pemuda R sebelumnya sudah dipukuli di depan toko tempatnya bekerja.

Masyarakat yang mengetahui kejadian ini tak berani menolong lantaran mengetahui pelakunya adalah polisi.

Penganiayaan rupanya berlanjut, pemuda R dibawa ke kos-kosan dan disekap hingga pagi.

Baca juga: Seorang Pemuda Disekap dan Dipukuli Oknum Polisi Sampai Pagi, Kapolres Nunukan: Ditangani Propam

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved