Berita Samarinda Terkini

Kasus Pungli PTSL di Samarinda Siap Dilimpahkan, Kejari Tunggu Berkas dari Pihak Kepolisian

Perkara kasus pungutan liar dalam pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan oknum Lurah,

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Dua orang tersangka kasus pungli PTSL di Kota Samarinda, EA (Lurah Sungai Kapih) dan RA (Makelar), berkas keduanya kini menunggu untuk dilimpahkan dan segera dipersidangkan. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perkara kasus pungutan liar dalam pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan oknum Lurah dan satu orang lainnya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kini masuk tahap melengkapi pemberkasan. 

Setelah lengkap dan dinyatakan P21 (Pemberitahuan bahwa Hasil Penyidikan sudah Lengkap) oleh pihak Polresta Samarinda, kejaksaan bakal menerima untuk segera diproses dan dibawa ke meja hijau.

Terkait berkas sendiri, belum dilimpahkan dan memang sedang ditunggu pihak Kejaksaan Negeri (Kejari Samarinda).

"Masih di penyidik polisi. Belum dilimpahkan, kita juga masih nunggu. Sudah mau masuk P21 tahap 2," ungkap Kepala Seksi Bidang Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Samarinda Johanes Siregar, Jumat (31/12/2021).

Baca juga: Polresta Gabung Bareng Pemkot Samarinda, Sinergikan Layanan 110 dan 112 dalam Crisis Center

Baca juga: Soal Setoran Kerjasama MLG ke Pemkot Samarinda, Dirut PT Samaco Akui Pandemi jadi Kendala

Baca juga: Pemkot Samarinda Gelontorkan Rp 50 M untuk Tiga Proyek Pengendalian Banjir Tahun 2022

Idealnya pelimpahan berkas kasus pungli PTSL, harusnya dalam waktu dekat ini, dan diperkirakan, tahun 2022 perkara ini sudah siap untuk dipersidangkan. 

"Kalau mau tanya lebih jauh nanti dulu, kan pelimpahan keseluruhannya belum sampai di kita semua," beber Johanes Siregar.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena saat dikonfirmasi terkait belum dilimpahkannya kasus perkara pungli PTSL yang menjerat EA (Lurah Sungai Kapih) dan RA (Makelar), mengaku masih ada yang harus dilengkapi.

"(Kasus) PTSL masih ada beberapa petunjuk Jaksa yang harus dilengkapi, tetapi semua tidak ada masalah, kemarin koordinasi dengan kejaksaan, dalam waktu dekat akan dilimpahkan kesana," terangnya.

Dalam proses penyidikan sendiri tidak ditemukan terduga pelaku lain yang ikut memuluskan aksi pungli dalam pengurusan PTSL, yang dilakukan dua tersangka ini.

Kompol Andika Dharma Sena menyatakan hingga saat ini hanya ada dua tersangka utama.

Yaitu EA (Lurah Sungai Kapih) yang menjadi otak dari aksi pungli ini dan RA (Makelar) yang jadi eksekutor agar aksinya tidak terlalu nampak di depan publik.

"Kita lihat yang sentral kan dua orang itu, karena memang mereka otaknya," tandasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved