Hari Introvert Sedunia

Apa Itu Hari Introvert Sedunia dan Mengapa Diperingati Tiap 2 Januari?

Barrack Obama, mantan Presiden Amerika Serikat adalah salah satu orang yang introvert. Apa itu Hari Introvert Sedunia?

pixabay/mohamed_hassan
Ilustrasi seorang introvert. Apa itu Hari Introvert Sedunia dan mengapa diperingati tiap 2 Januari? 

TRIBUNKALTIM.CO - Mengapa bisa Hari Introvert Sedunia diperingati tiap 2 Januari?

Mengapa perlu diperingati adanya Hari Introvert Sedunia?

Untuk diketahui, introvert adalah salah satu jenis kepribadian yang dimiliki oleh seseorang dimana seseorang tersebut lebih senang menyendiri, dibanding terlibat dalam kehidupan sosial.

Berbeda dengan Ekstrovert, dimana jenis kepribadian tersebut berbanding terbalik dengan introvert.

Hari Introvert Sedunia ini dihidupkan kembali oleh psikolog Jerman populer dan penulis e-book gratis "Happily Introverted Ever After," Felicitas Heyne.

Baca juga: 1 Januari, Hari Keluarga Sedunia, Bagaimana Sejarahnya dan Mengapa Perlu Diperingati?

Baca juga: Sejarah Hari Ini, 64 Tahun Lalu, Provinsi Kalimantan Timur Terbentuk

Baca juga: Sejarah Hari Ini, 51 Tahun Lalu, Band Legendaris The Beatles Resmi Bubar, Apa Sebabnya?

Pada tanggal 20 September 2011, mengutip National Today, Heyne menulis posting blog berjudul “Inilah Mengapa Kita Membutuhkan Hari Introvert Sedunia” di situs webnya “iPersonic.”

Artikel inilah yang memulai langkah menuju Hari Introvert Sedunia yang pertama.

Dalam artikel tersebut, ia mengatakan bahwa sudah saatnya kesadaran dunia diasah terhadap kekhasan introvert.

Dia menyoroti beberapa diskriminasi yang dihadapi oleh para introvert karena sikap tertutup mereka dan meratapi kurangnya apresiasi terhadap introvert oleh masyarakat umum.

Heyne menyarankan agar Hari Introvert Sedunia dibuat dan dirayakan pada tanggal 2 Januari.

Tanggal yang dia pilih karena para introvert di seluruh dunia menarik napas dalam-dalam di akhir maraton liburan yang dimulai dengan Natal dan berakhir pada Tahun Baru.

Psikiater Swiss Carl Gustav Jung adalah salah satu orang pertama yang mendefinisikan introversi sebagai sebuah konsep dalam konteks psikologis.

Dalam bukunya tahun 1921, “Psychological Types,” ia berteori bahwa setiap manusia terbagi dalam dua kategori — introvert atau ekstrovert — dan membandingkan introvert dengan dewa Yunani kuno Apollo, yang menyinari pemahaman.

Baca juga: Sejarah 30 Desember 15 Tahun Lalu, Saddam Hussein Dieksekusi Mati tanpa Gunakan Penutup Kepala

Ia mengklaim bahwa introvert berfokus pada dunia internal refleksi, mimpi, dan visi, yang dapat membuat mereka tidak tertarik untuk bergabung dengan aktivitas orang lain.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved