Breaking News:

Otomotif

Kurang Sedap Dipandang, Bisakah Baret Bukan karena Kecelakaan Diklaim Asuransi?

Lantas, jika mobil kita terjadi baret yang disebabkan oleh perbuatan atau tindak kejahatan, dan bukan karena kecelakaan, bisakah dicover asuransi?

Editor: Diah Anggraeni
kompas.com/Fabian Januarius Kuwado
Ilustrasi baretan pada bodi luar mobil. 

TRIBUNKALTIM.CO - Baretan pada bodi luar biasanya menjadi masalah yang sering ditemui oleh pemilik mobil.

Baret meski berukuran kecil tentu membuat tampilan mobil jadi kurang sedap dipandang.

Lantas, jika mobil kita terjadi baret yang disebabkan oleh perbuatan atau tindak kejahatan, dan bukan karena kecelakaan, bisakah di-cover asuransi?

Baca juga: Tidak Kalah Penting untuk Dimiliki, Yuk Simak Apa Saja Risiko yang Dijamin Asuransi Kendaraan

Jawabannya, ternyata bisa.

Meski begitu, bagi pemegang polis perlu mengetahui kalau bukan berarti semua risiko atau kerusakan yang terjadi pada mobil dapat ditanggung sepenuhnya oleh pihak asuransi.

"Di hukum undang-undang kita ada dalam pasal 362, 363 ayat 3, 4, 5 dan pasal 365 KUHP, nah perbuatan jahat adalah perbuatan yang didasari oleh iri dan dengki, itu definisinya dalam KUHP," ujar Direktur Zurich Asuransi Indonesia, Wayan Pariama saat dihubungi GridOto.com.

Dikatakan olehnya, kalau ada yang berbuat kepada seseorang tapi didasari dengan iri dan dengki itu jahat namanya.

"Apabila orang mencuri pasalnya beda, memang betul mencuri itu jahat tapi beda pasal," katanya.

Baca juga: Kendaraan Tertimpa Pohon Tumbang Bisa Klaim Asuransi dengan Syarat Ini

Sebagai contoh perbuatan jahat, misal saat parkir di jalan dan tanpa disadari mobil baret karena terserempet pengendara yang dengan maksud sengaja membuat mobil baret, itu bisa dicover asuransi.

Sebagai catatan, perbuatan jahat yang sebagaimana dimaksud dalam polis asuransi, juga tidak bisa di-cover dengan beberapa pengecualian.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved