Berita Kaltim Terkini

Wawancara Calon Sekprov Kaltim Telah Usai, Sabani Sebut Tunggu Keputusan Presiden

Tes seleksi calon Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) telah usai. Sekprov Kaltim yang juga Ketua Pansel Muhammad Sabani, Jumat (7

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Sekprov Kaltim Muhammad Sabani. Ia mengatakan keenam calon Sekprov Kaltim sebagai pengganti dirinya telah usai melewati seleksi wawancara. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tes seleksi calon Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) telah usai.

Sekprov Kaltim yang juga Ketua Pansel Muhammad Sabani, Jumat (7/1/2022) mengatakan, keenam calon tersebut memiliki potensi sebagai pengganti dirinya.

Saat ini hasil dari tes yang ada sudah diberikan ke Gubernur. Dari enam orang tersebut, Isran Noor akan memberikan tiga nama rekomendasi yang akan dikirim ke Presiden maupun Kemendagri.

"Tinggal nunggu hasilnya saja, sudah dilaporkan ke Pak Gubernur. Nanti Pak Gubernur akan membuat surat ke Presiden melalui Mendagri, untuk menetapkan salah satu menjadi Sekprov Kaltim," ucapnya.

Muhammad Sabani menyebut Gubernur masih belum mengirimkan rekomendasi ke Kemendagri.

Baca juga: Seleksi Sekprov Kaltim Terus Bergulir. Dua Dari Tujuh Calon Berasal dari Kementerian

Baca juga: Seleksi Sekprov Kaltim Dibuka sampai 26 November, Berikut Jadwal dan Syarat Wajib bagi Calon Peserta

"Diusulkan ke Kemendagri targetnya secepatnya. Kalau nama sudah keluar dari Pak Gubernur," ucapnya.

Ada enam peserta calon Sekprov Kaltim yang lulus kompetensi.

Keenam orang tersebut yaitu Kepala DKP Kaltim Riza Indra Riadi, Kadis Sosial Kaltim Agus Hari Kesuma (AHK), Kepala Bapenda Kaltim Ismiati, Kepala BKD Kaltim Diddy Rusdiansyah, Kadispar Kaltim Sri Wahyuni dan Staf Ahli Bidang Pengembangan Wilayah Kemendes RI Muhammad Nurdin. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved