Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Ekonomi Digital akan Terus Meroket, Begini Penyebab Tumbuh Suburnya Bisnis Ini

Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi

Editor: Budi Susilo
Freepik.com
Ekonomi berbasis digital. Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi yang dipimpinnya tidak akan melewatkan kesempatan untuk membantu ekonomi digital Indonesia tumbuh lebih tinggi lagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi yang dipimpinnya tidak akan melewatkan kesempatan untuk membantu ekonomi digital Indonesia tumbuh lebih tinggi lagi.

Pria yang akrab disapa Teddy itu menjelaskan, tumbuh suburnya ekonomi digital suatu negara tidak lepas dari bertambahnya jumlah masyarakat digital (society), serta tersedianya infrastruktur digital yang mumpuni.

Ketiga faktor itu merupakan basic ingredients dalam menciptakan digital ecosystem yang sehat.

"Tugas Mitratel dalam ekosistem tersebut adalah memastikan connectivity antara masyarakat dengan pelaku usaha digital bisa terlayani melalui tower kami,”ujar Teddy, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Kedubes Inggris Luncurkan Program ESSENCE, Penyadang Disabilitas Kini Bisa Akses Ekonomi Digital

Baca juga: Peningkatan Potensi Ekonomi Digital untuk Mendukung UMKM

Baca juga: Perkuat Ekonomi Digital, Telkomsel Guyur Investasi USD 150 Juta ke Gojek

Berbekal pengalaman di bisnis menara telekomunikasi sejak 2008, Teddy menyebut sampai akhir September 2021 lalu jumlah menara yang dikelola Mitratel ada sebanyak 28.076 unit.

"Di mana 57 persen atau 16.150 unit menara tersebut tersebar di luar Pulau Jawa," katanya.

Ekonomi digital Indonesia diprediksi akan terus melesat dalam beberapa tahun ke depan.

Google, Temasek, dan Bain & Company dalam riset terbaru yang dirilis akhir tahun lalu menyebutkan valuasi ekonomi digital Indonesia tumbuh 49 persen sepanjang 2021 menjadi 70 miliar dolar AS dari sebelumnya 47 miliar dolar AS pada 2020.

Baca juga: Ekonomi Digital Terus Bertumbuh, Perlu Perubahan Regulasi

Bahkan, Google cs terus merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tahun 2025 dari sebelumnya 124 miliar dolar AS menjadi 146 miliar dolar AS.

Begitu banyaknya sektor industri yang melakukan digitalisasi lini bisnisnya sejak pandemi Covid-19 merebak dua tahun terakhir disebut menjadi penggerak utama pertumbuhan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved