Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Fuel Card Bagi Angkutan Truk di Samarinda, Pemkot Ingin Solar Subsidi Harus Sesuai

Rencana penerapan Fuel Card untuk pengisian solar bersubsidi bagi angkutan truk di Samarinda diawali oleh persoalan antrean solar.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Pemerintah Kota Samarinda akan menerapkan Fuel Card bagi pengisian solar bersubsidi di seluruh SPBU di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rencana penerapan Fuel Card untuk pengisian solar bersubsidi bagi angkutan truk di Samarinda diawali oleh persoalan antrean solar di SPBU daerah Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Penyebab antrean panjang truk solar di beberapa SPBU yang ada di Kota Samarinda tersebut kemudian memunculkan dugaan adanya penyalahgunaan solar bersubsidi.

Mengingat solar bersubsidi sejatinya hanya diperuntukkan kendaraan tertentu, itu pun dengan jumlah pengisian terbatas.

Selain itu, antrean truk solar yang mengular di samping badan jalan juga dinilai menganggu ketertiban lingkungan dan kelancaran lalu lintas.

Baca juga: Tempatkan SPBU Mini di Trotoar, Petugas Satpol PP Samarinda Siap Angkut

Baca juga: 4 Fakta Mengenai Bensin Motor MotoGP, Benarkah Sama dengan BBM yang Dijual di SPBU?

Baca juga: NEWS VIDEO Sejumlah Pemotor di Kutim Mengalami Mogok Setelah Isi BBM di SPBU

"Disini pemerintah ingin masuk dalam regulasinya, maka fuel card ini berfungsi untuk mengatur distribusi solar subsidi agar jatuh tepat sasaran," ujar Kepala Bagian Ekonomi Pemkot Samarinda, Dinvi Kurniadi, Kamis (13/1/2022).

Fuel Card nantinya akan diterbitkan oleh PT. Pertamina ini dibagikan kepada pemilik kendaraan truk yang diperbolehkan mengisi solar bersubsidi seperti angkutan logistik.

Maka nantinya kendaraan yang tidak memiliki Fuel Card tersebut tidak akan diperbolehkan mengantre dan mengisi solar bersubsidi.

"Kartu ini akan melekat di kendaraannya, sesuai dengan plat kendaraan, jadi jika pengemudi akan berganti kendaraan tidak bisa karena kartu itu harus digunakan oleh kendaraan yang sesuai," sebut Dinvi.

Baca juga: Pertamina Gratiskan Antigen di SPBU Balikpapan, Simak Persyaratannya

Kemudian hal itu juga akan menutup kemungkinan truk solar bisa mengisi BBM melebihi batas maksimal ketentuan yang biasanya dilakukan di beberapa SPBU berbeda.

"Kartu itu nantinya juga akan berfungsi sebagai e-money, jika pengisian solar sudah maksimal otomatis tidak bisa lagi sesuai dengan jatah yang ada di kartu tersebut," lanjutnya menerangkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved