Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Guru di Kutim Dapat Peningkatan Insentif, Wabup Kasmidi Minta Dibarengi Peningkatan Kinerja

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menaikkan tunjangan atau instentif bagi guru

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengatakan bahwa pihaknya memberikan penambahan insentif untuk guru di Kutim.TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menaikkan tunjangan atau instentif bagi guru.

Kabar baik ini disampaikan Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang usai menghadiri Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Zona 1, di SDN 001 Sangatta Utara, Kabupaten Kutim.

"Beberapa waktu lalu Pemkab bersama DPRD sudah menyapakati untuk meningkatkan insentif para PNS kita, khususnya juga ada pegawai dan ada guru-guru," ujarnya, Kamis (13/1/2022).

Terkait besaran, Wabup Kasmidi mengatakan bahwa nilainya berdasar pada ijazah, kepangkatan, dan lama bekerja.

Namun standar ini berlaku bukan hanya guru-guru saja, tapi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Kutai Timur secara keseluruhan.

Baca juga: Disdik Kutim Siapkan Edaran PTM Terbatas, Hanya Sekolah di Kawasan 3T Boleh Gelar 100 Persen

Baca juga: Kalahkan Persisam 1-2, Persikutim Juarai Liga 3 Kaltim

Baca juga: Target 50 Ribu Tenaga Kerja Terserap Pasca Pelatihan Berbasis Vokasi di Kutim

"Kemarin semua juga kita dapatkan mulai dari bulan Juni 2021, di akhir tahun 2021, lalu sampai sekarang dan berlanjut terus," ujarnya pada TribunKaltim.Co.

Kendati demikian, peningkatan ini juga tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kinerja oleh guru-guru di Kutim.

Penambahan insentif hendaknya menjadi motivasi bagi guru-guru agar lebih maksimal dalam memberikan pengajaran kepada anak didik.

"Kami harap ada peningkatan kinerja juga, sehingga penambahan insentif ini jadi motivasi dalam mendidik anak-anak kita," ucapnya.

Bagi pegawai honorer, Pemkab akan memberikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang mendapatkan penambahan insentif.

Demi kesejahteraan guru di Kutim, Pemkab juga telah meminta peningkatan  jumlah formasi P3K di daerah agar bisa lebih banyak lagi guru yang terjamin.

Baca juga: Gelar Vaksinasi di Kutim, Binda Kaltim Sasar Ratusan Warga 2 Desa, Ibu Hamil dan Lansia Didahulukan

"Kita lagi meminta formasi yang lebih banyak, sehingga nanti pegawai TK2D kita itu bisa masuk kontrak. Baik yang ada di kabupaten, maupun yang ada di sekolah-sekolah," ujarnya.

Selain itu, Kasmidi berharap bahwa kegiatan Pembelajaram Tatap Muka bisa normal kembali sehingga kualitas pendidikan bagi anak-anak di Kutim juga bisa lebih maksimal. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved