Breaking News:

Berita Berau Terkini

Kapal Nelayan Mikro di Berau Kini tak Perlu Izin, Hanya Surat Kecakapan Nakhoda

Perizinan berusaha bagi kapal penangkap ikan mikro atau kecil saat ini hanya perlu melakukan pernyataan mandiri berupa sertifikat standar

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu, menuturkan, perizinan berusaha bagi kapal penangkap ikan mikro atau kecil saat ini hanya perlu melakukan pernyataan mandiri berupa sertifikat standar. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Perizinan berusaha bagi kapal penangkap ikan mikro atau kecil saat ini hanya perlu melakukan pernyataan mandiri berupa sertifikat standar.

Hal tersebut sebagai tanda daftar pelaku usaha perikanan di Dinas Perikanan (Diskan) Berau.

Juga tertuang dalam Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) Nomor 10/2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk Pada Penyelenggara Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kelautan dan Perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu mengatakan, pemilik kapal mikro tidak perlu lagi mendapatkan bukti dokumen pendaftaran kapal.

Baca juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Inginkan Ada Rumah Produksi Coklat

Baca juga: Jadi Korban Pencabulan 3 Bulan Lalu, Seorang Siswa di Sikka Laporkan Seorang Nelayan ke Polisi

Baca juga: Nelayan Kukar Kembali Dapat Bantuan Kapal

Tapi, pada saat melakukan kegiatan usaha mereka harus memiliki sertifikat kecakapan nelayan bagi nakhoda.

“Mereka hanya perlu dicatatkan dan melaporkan diri sebagai pelaku usaha perikanan,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Dijelaskannya dalam proses pendaftaraan tersebut, pelaku usaha masih harus mendaftarkan usahanya pada aplikasi online single submission risk-based approach (OSS RBA). Sebab perlu mencantumkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Sementara, perubahan pernyataan mandiri berupa sertifikat standar dalam hal, kepemilikan kapal, daerah penangkap ikan, alat penangkapan, ukuran kapal dan pelabuhan pangkalan.

Baca juga: Sri Juniarsih Paparkan Keunggulan Berau, Bukan Hanya Wisata Menawan tapi Juga Hutan

“Jadi proses pendaftarannya hanya terkait dengan kepentingan administrasi,” bebernya.

Hal itu sebagai tanda legalitas nelayan kecil memiliki kapal serta alat tangkap ikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved