Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Menteri BUMN Erick Thohir Laporkan Dugaan Korupsi Garuda Indonesia ke Kejagung Bukan KPK, Kok Bisa?

Kabar Menteri BUMN Erick Thohir laporkan dugaan korupsi Garuda Indonesia ke Kejagung bukan KPK.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri BUMN, Erick Thohir saat perkenalan Menteri baru di kabinet Jokowi-Maruf Amin (23/10/2019). Kabar Menteri BUMN Erick Thohir laporkan dugaan korupsi Garuda Indonesia ke Kejagung bukan KPK belum lama ini. 

“Kebetulan dengan Kejaksaan ini waktu itu kita punya kesepakatan program besar reformasi BUMN,” ujar Erick Thohir.

Erick pun mengungkapkan salah satu kesalahan administrasi yang dilakukan manajemen Garuda Indonesia yakni membeli pesawat terlebih dahulu, namun belum menentukan rute penerbangannya.

“Mereka (Garuda Indonesia) beli pesawatnya dulu, tapi belum menentukan rute. Berarti kan itu ada sistem administrasi yang salah,” ucap Erick Thohir.

Baca juga: INILAH Sosok Dosen yang Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK, Eks Aktivis 98 Duga Anak Jokowi KKN

Menurut dia, perbaikan Garuda Indonesia tidak bisa hanya dilihat kasus per kasus korupsinya saja, tetapi juga strategi bisnis secara korporasi yang harus dibenahi secara total.

Hal itulah kemudian yang ia lakukan kepada Jiwasraya dan Asabri. Karena itu, menurutnya, konteksnya saat ini bukan masalah lapor KPK, Kepolisian atau Kejaksaan.

“Itulah kenapa awalnya juga saya sama melaporkan Jiwasraya. Jadi, konteksnya bukan masalah KPK, Kepolisian, atau Kejaksaan,” ujar Erick.

“Tetapi memang program besarnya dari awal sudah menjadi bagian daripada transformasi bersih-bersih BUMN itu bersama Kejaksaan yang diawali dengan Jiwasraya waktu itu.”

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyerahkan bukti audit investigasi adanya indikasi korupsi pengadaan pesawat ATR 72-600 di Garuda Indonesia ke Kejaksaan Agung.

Erick mengatakan, laporannya ke Kejaksaan Agung merupakan bagian dari program besar kerja sama yang sudah disepakati sejak awal tahun, seperti halnya kasus Asabri dan Jiwasraya.

"Garuda ini sedang tahap daripada restrukturisasi tetapi yang kita sudah ketahui juga secara data-data valid memang dalam proses pengadaan pesawat terbangnya, leasing-nya itu ada indikasi korupsi dengan merek yang berbeda-beda,” ucap Erick Thohir di Kejaksaan Agung, Selasa (11/1/2022).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved