Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Vaksinasi di Kutim Belum Capai Target, Pelaksanaan PTM 100 Persen Tertunda

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan mempersiapkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Kendati sudah memasuki PP

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas di SDN 001 Sangatta Utara, Kabupaten Kutim. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan mempersiapkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Kendati sudah memasuki PPKM Level 1, Kutim belum bisa menerapkan PTM secara 100 persen di seluruh kecamatan.

Hal tersebut dikarenakan capaian vaksinasi di Kutim yang belum memenuhi persyaratan dan kriteria pelaksanaan PTM 100 persen.

Mewakili Kepala Disdik Kutim Syahrir, Kabid Dikdas Uud Sudiharjo mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan edaran pelaksanaan PTM terbatas 50 persen.

"Kita lagi rapat di Dinas Pendidikan untuk membuat surat edaran berdasarkan SKB 4 menteri itu, untuk PTM terbatas, yaitu kita nanti memberlakukan 50% kapasitas ruang kelas," ujarnya, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Hari Kedua PTM 100 Persen di Balikpapan, Walikota Rahmad Masud Keliling ke 5 Sekolah

Baca juga: Gelar PTM Terbatas di SMAN 8 PPU, Satu Kelas Diisi 15 Murid

Lebih lanjut, Uud menjelaskan ketetapan pelaksanaan PTM 50 persen tersebut itu karena vaksinasi dosis 2 untuk usia lansia di Kutim masih di bawah 50%.

Rendahnya vaksinasi lansia ini berimbas pada pelaksanaan vaksinasi usia 6 hingga 11 tahun yang terpaksa tidak bisa terlaksana karena belum mengantongi izin.

Mau tidak mau, Pemkab harus menuntaskan target vaksinasi lansia sebelum menggelar vaksinasi anak dan pelaksanaan PTM 100 persen.

"Jadi ini bersama-sama kita berkaitan di Dinas Pendidikan itu akan diakomodir supaya bisa segera vaksin dan supaya kita bisa PTM 100 persen," ucapnya.

Kendati demikian, ternyata di SKB menyebutkan bahwa sekolah di kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) tetap boleh menerapkan pembelajaran dengan kapasitas 100 persen.

Baca juga: Pasca 3 Hari Digelar PTM, SMA Negeri 1 Bontang Lakukan Tes Antigen Acak kepada Murid dan Guru

Tidak terpengaruh dengan adanya pembatasan di wilayah kota, sekolah di kawasan 3T bebas dari pembatasan kapasitas ruangan namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau daerah 3T itu, dia PTM 100 persen, beda dengan wilayah kota. Kalau wilayah kota, kita tetap sesuai dengan SKB 4 menteri itu," ujarnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved