Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Anjal dan Gepeng Meningkat di Balikpapan, Satpol PP Tempatkan Personel di Lampu Merah

Jumlah anjal (anak jalanan) dan gepeng (gelandangan, pengemis, pengamen) di simpang lampu merah di Kota Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulkifli, menyatakan, pihaknya sudah menempatkan sejumlah personel di beberapa perempatan yang kerap menjadi lokasi anjal dan gepeng. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jumlah anjal (anak jalanan) dan gepeng (gelandangan, pengemis, pengamen) di simpang lampu merah di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, terus bertambah selama pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan oleh Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli mengatakan, pihaknya sudah menempatkan sejumlah personel di beberapa perempatan yang kerap menjadi lokasi anjal dan gepeng.

“Saya tugaskan personel agar perempatan itu dijaga, jadi bukan lagi patroli. Jadi ditunggui di jam-jam tertentu. Kalau patroli saja, razia saja, saya kira tidak bisa,” ujarnya, Jumat (14/1/2022).

Menurutnya, kegiatan patroli dan razia yang digelar selama ini sudah tidak mempan dalam menanggulangi jumlah gepeng dan anjal.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan dan Samarinda, Mahulu Sempat Zona Hijau Kini jadi Kuning

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Syarat Masuk Bioskop dan Mal Bagi Anak di Bawah Usia 12 Tahun

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 33 Positif Covid-19 Baru, Antara Lain Anak Berusia di Bawah Umur

Para personel ini ditempatkan dengan menyesuaikan jam para anjal dan gepeng beroperasi di masing-masing perempatan lampu merah.

Adapun jumlah personel Satpol PP yang diterjunkan di setiap perempatan lampu merah antara dua sampai empat orang.

“Mereka biasa ditempatkan menyesuaikan dengan jam berapa mereka (anjal) biasanya beroperasi. Baik sore maupun malam,” kata Zulkifli.

Dengan penempatan personel ini, terpantau jumlah anjal dan gepeng yang beroperasi di sejumlah perempatan sudah mulai berkurang.

Sehingga upaya ini dinilai efektif dalam mengatasi masalah jumlah anjal dan gepeng yang kian marak di tengah pandemi Covid-19. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved