Breaking News:

OTT KPK di PPU

Bupati PPU Abdul Gafur Diduga Korupsi Proyek Pembangunan Perpustakaan, Simak Gedungnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN SARI
Gedung Perpustakaan dan Arsip Penajam Paser Utara. Pembangunan Gedung Perpustakaan yang berada di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Ditargetkan awal tahun 2022 ini, gedung baru itu bakal ditempati. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud (AGM) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

Selain Bupati AGM, terdapat enam orang lainnya yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta.

Bupati AGM yang menjabat sejak 2018-2023 itu diduga korupsi dari tiga proyek.

Di antaranya adalah proyek pekerjaan yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) PPU dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Oahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara.

Baca juga: Bupati PPU Kena OTT KPK, Wabup Hamdam Sebut Sudah Lama tak Komunikasi Dengan AGM

Baca juga: Sederet Kontroversi Bupati PPU Abdul Gafur Masud yang Terkena OTT KPK, Pernah Ditegur Mendagri

Baca juga: Bupati PPU Abdul Gafur Kena OTT KPK, Rahmad Masud Berdoa Adiknya Baik-baik Saja

Dengan nilai kontrak sekitar Rp 112 miliar antara lain untuk proyek Multiyears atas peningkatan Jalan Sotek - Bukit Subur dengan nilai kontrak Rp 58 miliar dan pembangunan gedung perpustakaan dengan nilai kontrak Rp 9,9 Miliar.

Selain itu tersangka AGM diduga juga menerima sejumlah uang atas penerbitan beberapa perizinan antara lain perizinan untuk HGU lahan sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara dan perizinan Bleach Plant (pemecah batu) pada Dinas PUPR Penajam Paser Utara.

AGM juga diduga telah menerima uang tunai sejumlah Rp1 Miliar dari Tersangka AZyang mengerjakan proyek jalan dengan nilai kontrak Rp 64 miliar di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Salah satu proyek yang diduga dikorupsi oleh Bupati AGM adalah Pembangunan Gedung Perpustakaan yang berada di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam.

Baca juga: Profil Abdul Gafur Masud, Bupati PPU yang Kena OTT KPK, Unggahan Terakhir Salam AGM, Singgung Harta

Bentuk fisik gedung ini sudah sepenuhnya terbangun. Ditargetkan awal tahun 2022 ini, gedung baru itu bakal ditempati.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Durajat, mengatakan pada tahun 2022 ini, Dispusip kembali memperoleh anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI.

Sementara pada tahun lalu, Dispusip memperoleh pagu dana Rp 10 miliar.

Untuk anggaran pembangunan gedung perpustakaan sendiri menelan hingga Rp 9,9 miliar.

"Tahun ini dapat lagi DAK Rp 500 juta untuk pengadaan meubeler, DAK untuk pengadaan meubeler akan dilelang awal tahun ini," kata Durajat, beberapa waktu lalu.

Saat ini kondisi bangunan sudah selesai, hanya saja gedung ini akan menggunakan mebeler yang ada. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved