Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Lengkapi Fasilitas Pembelajaran, SLB di Kutai Barat Minta Tambahan Gedung dan Fasilitas Keterampilan

Fasilitas dan sarana penunjang belajar para siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kutai Barat ternyata diakui masih sangat kurang.

Penulis: Zainul | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Sekolah Luar Biasa (SLB) Kutai Barat masih kekurangan gedung dan fasilitas belajar. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Fasilitas dan sarana penunjang belajar para siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kutai Barat ternyata diakui masih sangat kurang.

Apalagi saat ini SLB Kubar sendiri juga telah melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau PTM.

Meski belum bisa menghadirkan seluruh peserta didik yang berjumlah 114 orang lantaran keterbatasan alat transportasi, namun pihak sekolah tetap berupaya maksimal agar para peserta didik ini bisa mendapatkan pendidikan serta keterampilan.

"Ya kita masih lakukan secara bergiliran, selain karena kurangnya transportasi. Kita sebenarnya juga membutuhkan beberapa fasilitas tambahan, juga gedung," kata Wakil Kepala SLB Kubar yang juga menangani bidang Kesiswaan, Emi Marlina, Jumat (14/1/2022).

Emi menjelaskan hingga saat ini ruangan/gedung yang dimiliki oleh SLB Kubar hanya khusus untuk mengajarkan pendidikan dasar.

Baca juga: Minim Sarana Transportasi, SLB Kubar Sulit Upayakan Kehadiran Peserta Didik saat PTM di Sekolah 

Baca juga: Tak Ada Angkutan Pelajar, Murid SLB Kutai Barat Manfaatkan Kendaraan Operasional Kepsek

Baca juga: “Sahabat Pongo”, Novel Cerita Keseruannya Anak-anak di Kutai Barat

Mulai dari menulis, membaca dan juga berinteraksi antar guru dan peserta didik. Namun ruangan/gedung lain seperti halnya Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) hingga kini belum dimiliki oleh sekolah tersebut.

"Misalnya gedung UKS, kita belum punya. Jadi kita manfaatkan ruangan yang ada saja selama ini," jelasnya.

Selain itu, SLB Kubar juga membutuhkan beberapa fasilitas pendukung lainnya yang bisa dipergunakan untuk memberikan dan mengasah keterampilan peserta didik. Agarpeserta didik ini memiliki suatu keterampilan yang bisa mereka pergunakan dalam kehidupan sehari-harinya.

"Pihak sekolah juga membutuhkan ruangan/gedung dan fasilitas keterampilan. Sampai saat ini memang belum ada, mungkin seperti keterampilan menjahit, bengkel dan sebagainya. Yang mana keterampilan ini kita berikan juga kepada para peserta didik," tambahnya.

Meskipun belum memiliki ruangan/gedung dan fasilitas tersebut, tidak menyurutkan semangat pihak sekolah, sehingga, beberapa peserta didik sudah bisa sedikit menguasai beberapa keterampilan ini. Sementara waktu ini ditempatkan di beberapa tempat usaha masyarakat sekitar untuk lebih memperdalam keterampilannya.

Baca juga: Suasana SLB di Kubar Gelar Pembelajaran Tatap Muka dan Respon Peserta Didik

"Salah satunya adalah peserta didik kita dengan kondisi tuna rungu. Dia memiliki keterampilan di bidang otomotif, sehingga pihak sekolah bekerja sama dengan bengkel di sekitar sekolah. Agar dia bisa belajar lebih banyak lagi," terangnya.

Pihak sekolah pun yakin, jika para peserta didik ini bisa mendapatkan pendidikan dan keterampilan, maka selanjutnya mereka dapat memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja di tengah masyarakat. 

"Kita di sekolah ini kan mengajarkan, membimbing serta mengarahkan. Cuma ya itu tadi, perlu juga beberapa fasilitas untuk mengajarkan beberapa keterampilan. Semoga nanti bisa ada bantuan. Baik itu untuk transportasi, ruangan/gedung dan fasilitas lainnya," harapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved