Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Perumnas Akui Sudah Ada Fasilitas Umum yang Diserahkan ke Pemkot Samarinda

Terkait fasilitas umum (fasum) di Perumahan Bengkuring, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pihak Perusahaan Umum

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MARUF
Fasilitas umum (fasum) di Perumahan Bengkuring, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pihak Perusahaan Umum (Perum) Perumnas. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terkait fasilitas umum (fasum) di Perumahan Bengkuring, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pihak Perusahaan Umum (Perum) Perumnas.

Menyatakan ada sebagian fasilitas yang memang sudah diserahkan kepada Pemkot Samarinda.

Meskipun begitu, Harmon Rusydi, selaku manager Perumnas wilayah Kalimantan Timur mengakui dokumen tertulis tentang penyerahan fasilitas umum memang tidak ada.

"Seperti Puskesmas Bengkuring, kantor lurah dan masjid memang sudah kita serahkan secara parsial kepada pemkot," sebutnya, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Masih Sengketa, Perumnas Belum Serahkan Fasum Perumahan Bengkuring ke Pemkot Samarinda

Baca juga: Akses Jalan Keluar Masuk Perum Perumnas Union 2 Paser Diportal, Warga Merasa Resah jadi Terhambat

Baca juga: Masih Sengketa, Perumnas Belum Serahkan Fasum Perumahan Bengkuring ke Pemkot Samarinda

Fasum-fasum itu diperkirakan hanya diserahkan secara lisan saat perumahan seluas 77 hektare itu dibangun tahun 1996.

"Kita beranggapan bahwa fasum itu sudah diserahkan secara lisan kepada pemkot saat peresmian, namun secara tertulis arsipnya memang tidak ada," terangnya.

Mengenai pada Bengkuring yang menjadi salah satu fasum yang berada di perumahan itu, kepala dinas perdagangan Kota Samarinda.

Marnabas mengungkapkan bahwa operasional pasar tersebut selama ini telah dikelola oleh dinas perdagangan.

Baca juga: Pemkot Samarinda Tengahi Sengketa Lahan Pasar Bengkuring, Akan Tinjau Jejak Perkara

Penarikan retribusi pasar juga terus berjalan setiap harinya, dan dikatakan menghasilkan sekitar Rp 180.000 per hari.

"Selama ini kita menggunakan saja, tahun 2015 itu Pemkot juga pernah membangun di Pasar Bengkuring untuk mengembangkan yang sudah dibangun perumnas," katanya.

Ia memastikan dengan adanya klaim dimana pasar Bengkuring menjadi fasum yang bersengketa di Perumahan Bengkuring tersebut tidak menganggu berjalannya aktivitas pasar dan pedagang.

"Kapasitasnya 161 lapak disitu tapi saat ini hanya 54 orang yang berjualan," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved