Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Walikota Andi Harun Kumpulkan Semua Pegawai Balaikota, Sampaikan Pesan Hindari Korupsi

Walikota Samarinda, Andi Harun mengumpulkan seluruh pegawai di lingkungan Balaikota Samarinda pada apel pagi, Jum'at (14/1/2022).

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Walikota Samarinda, Andi Harun menyampaikan pesan agar pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda menghindari korupsi dalam menjalankan tugasnya, pada apel pagi yang berlangsung Jumat (14/1/2022). TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun mengumpulkan seluruh pegawai di lingkungan Balaikota Samarinda pada apel pagi, Jum'at (14/1/2022).

Adapun pegawai yang ikut serta dalam apel yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut, meliputi seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non ASN di setiap OPD yang ada di kompleks perkantoran Balaikota, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota.

Pada kesempatan yang berlangsung di lapangan parkir barat Balaikota tersebut, walikota di hadapan para pegawainya menyampaikan pesan untuk menghindari perilaku korupsi dalam melaksanakan tugas.

Hal itu berkaitan dengan kasus penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur kemarin.

Andi Harun berharap agar kejadian seperti OTT tersebut tidak menyurutkan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda untuk bekerja dan berkarya.

Baca juga: Kinerja Dinilai Baik, Walikota Andi Harun Lanjutkan Masa Jabatan Kepala Dinas PUPR dan Bapenda

Baca juga: Walikota Andi Harun Terima Kunjungan Kapolresta Baru, Harap Bisa Sinergi dengan Pemkot

"Pendek kata, jika kita tidak korupsi, tidak ada yang perlu ditakuti," tutur Andi Harun berpesan kepada pegawai beserta kepala bagian dan Kepala OPD yang hadir menggunakan pakaian serba batik pagi itu.

"Kita berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan ini memang tidak mudah, karena menyangkut tentang mental dan kedisiplinan kita menjaga integritas," tuturnya.

Walikota menekankan agar setiap pegawai, baik ASN dan non ASN, yang bekerja di lingkungan Pemkot Samarinda fokus bekerja sesuai aturan dan jangan pernah mencari celah pendapatan yang tidak halal, baik tindakan korupsi ataupun pungli.

"Jangan lihat saat kejadian OTT atau saat tim cyber pungli menangkap terduga pelaku, tetapi ini rangkaian panjang yang telah melahirkan sebuah puncak kejadian," ucap Andi Harun menegaskan.

Sesama kepala daerah di Kalimantan Timur, terlebih sebagai bagian dari Asosiasi Pemerintah Kepulauan dan Pesisir Indonesia (Aspeksindo), Andi Harun menyampaikan keprihatinan kepada apa yang terjadi terhadap bupati dan beberapa jajarannya di Kabupaten PPU.

Baca juga: Walikota Andi Harun Ingin Fasum di Perumahan Bengkuring Diserahkan ke Pemkot Samarinda

"Saya sangat prihatin, mudah-mudahan beliau kuat dan ikhlas menjalani proses hukum yang akan berlangsung, dari pemerintah dan warga kota Samarinda menyampaikan rasa prihatin sedalam-dalamnya," kata mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim tersebut. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved