Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Awal Tahun, 11 Jabatan Setingkat Kepala Dinas di Pemkot Balikpapan Kosong

Sebanyak 11 jabatan setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan kosong

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi ASN Kota Balikpapan tengah melaksnakam upacara pelantikan di halaman kantor Pemkot Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Sebanyak 11 jabatan setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan kosong.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKSDM (Badan Kepegawaian Dan Sumber Daya Manusia) Balikpapan Sri Wahyuningsih.

Ia mengatakan, terdapat 11 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama setingkat eselon 2 yang mengalami kekosongan dan diisi sementara oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Sebelas jabatan tersebut di antaranya Kepala DP3AKB, Kepala DPMPT, Kepala DPOP, Kepala Diskominfo, Kepala Bappeda Litbang.

Sekretaris DPRD Balikpapan, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala BPKD, Kepala Disperkim, Kepala Dinas PPR dan Kepala BPBD.

Baca juga: Bupati Penajam Paser Utara dan Pejabat Ditangkap KPK, Sekprov Kaltim Ingatkan Selalu Patuhi Aturan

Baca juga: Wali Kota Bontang Kantongi 3 Nama Pejabat ASN yang Lolos Seleksi Dewas Perusda, Ini Daftarnya

Baca juga: Bupati Fahmi Fadli Lantik 7 Pejabat Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Paser

"Karena kalau Jabatan Pimpinan Tinggi itu melalui proses lelang. Jadi yang mana mau dilelang, kami menunggu arahan dari Walikota,” katanya, Sabtu (15/1/2022).

Untuk melakukan pengisian tersebut, pihaknya masih menunggu arahan dari Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud.

Walikota selaku Pejabat Pembina Kepegawaian akan menentukan apakah akan dilakukan secara rotasi atau secara seleksi terbuka.

Untuk proses lelang setelah mendapat persetujuan dari Walikota, harus tetap melalui Komite ASN dan harus ada rekomendasi untuk pelaksanaan seleksi terbuka.

Apabila rotasi, berarti yang dipilih sudah menduduki eselon 2 di sebuah OPD saat ini digeser ke OPD yang lainnya.

"Akan tetapi untuk Rotasi dan OPD mana yang akan dilelang, kami menunggu arahan Wali Kota,” ucap wanita yang kerap disapa Yuyun itu.

Yang jelas pada prinsip aturannya, untuk ASN yang sudah eselon 2 dalam mengisi jabatan yang kosong tidak perlu melalui proses lelang, hanya rotasi.

Sedangkan untuk eselon 3 yang akan berminat untuk mengisi jabatan eselon 2 di OPD yang ditentukan baru akan dilakukan melalui proses lelang.

Baca juga: Walikota Balikpapan Rahmad Masud Lantik 237 Pejabat Fungsional, Kewenangan Kerja tak Berubah

Jika ada seleksi terbuka, maka proses pelaksanaannya mengacu kepada PERMENPAN RB RI No. 15 Tahun 2019.

Yakni tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetetif di Lingkungan Instansi Pemerintah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved