Viral Edy Mulyadi

Pernyataan Edy Mulyadi Viral, Ormas Perpedayak Balikpapan Siap Laporkan ke Polda Kaltim

Video viral Edy Mulyadi melontarkan kata-kata tak pantas telah menyakiti beberapa gerakan dan organisasi masyarakat Dayak Kaltim,

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM
Foto bersama selepas rapat tertutup ormas Perpedayak di Kairos Coffee, Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Video viral Edy Mulyadi melontarkan kata-kata tak pantas telah menyakiti beberapa gerakan dan organisasi masyarakat Dayak Kaltim.

Tak terkecuali Persatuan Pemuda Dayak (Perpedayak) Indonesia.

Perpedayak mengecam keras pernyataan Edy Mulyadi yang dianggap menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban masyarakat Dayak, khususnya yang berada di sekitar wilayah calon Ibu Kota Negara (IKN) baru, terutama Balikpapan.

Sekretaris Wilayah DPW Perpedayak Indonesia, Areston Dayano didampingi oleh Ketua DPW Perpedayak Indonesia, Silvianus Tului melakukan rapat tertutup dengan hasil yang menyatakan keberatan masyarakat Dayak yang tergabung dalam ormas (organisasi masyarakat) tersebut.

Pernyataan Edy Mulyadi yang beredar dan sempat viral tersebut dianggap telah menyakiti perasaan warga Kalimantan dan khususnya Kaltim.

Baca juga: Terkuak Siapa Edy Mulyadi Sebenarrnya, Ini Profil Pria yang Viral Karena Hina Kalimantan dan Prabowo

Baca juga: Dituding Melanggar UU ITE, Tokoh Adat Dayak Balikpapan Akan Polisikan Edy Mulyadi

Baca juga: Hina Kalimantan Sebagai Tempat Jin Buang Anak, PKS Tegaskan Edy Mulyadi Bukanlah Kader

"Pernyataan Edy Mulyadi tersebut telah menyakiti warga Kaltim dan terkhusus warga Dayak secara keseluruhan, kami sangat keberatan terkait pernyataan yang beredar di media sosial tersebut," ungkap Areston.

Areston menyebut akan melaporkan pihak Edy Mulyadi kepada pihak berwajib, Polda Kaltim karena telah membuat pernyataan dengan unsur SARA (Suku, Ras, Agama, dan Antar Golongan).

"Kami mengambil sikap untuk melaporkan yang bersangkutan kepada pihak berwajib (Polda Kaltim), karena selain bentuk penghinaan, ada unsur SARA di dalam pernyataan tersebut," lanjutnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved