Kamis, 7 Mei 2026

Banjir di Kubar

Banjir di Kampung-kampung Kubar, Dipicu Naiknya Debit Air Sungai Mahakam

Hujan deras dengan intensitas tinggi terus-terusan melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur

Tayang:
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
ILUSTRASI Banjir di perkampungan Kutai Barat. Hujan deras dengan intensitas tinggi terus-terusan melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Hujan deras dengan intensitas tinggi terus-terusan melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur

Hal ini pun memicu naiknya debit air Sungai Mahakam yang kemudian mengakibatkan banjir kembali merendam sejumlah kecamatan yang ada di Kutai Barat.

Padahal banjir sebelumnya baru saja beberapa hari surut, kini kembali naik lagi.

Permukiman warga di sejumlah kampung pun khususnya kampung-kampung yang berada pada dataran rendah dan tidak jauh dari muara Sungai Mahakam kembali terendam lagi pada Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Peduli Warga Terdampak Banjir di Kubar, Pemkab dan PT BCPM Distribusikan Sembako

Baca juga: Banjir Rendam 11 Desa di Kembang Janggut Kukar, Camat Sebut Kiriman dari Wilayah Hulu

Baca juga: Banjir di Long Ikis Paser, Pemerintah Daerah Rencanakan Normalisasi Sungai

Salah satu wilayah kecamatan yang saat ini masih terendam banjir yaitu Kampung Muyub Ilir, Kecamatan Tering.

Saat ini banjir dengan ketinggian air untuk area ampung antara 50 sampai 70 centimeter.

Namun ada tiga titik di jalan masuk kampung airnya mencapai 1,5 meter lagi. Akibatnya warga tidak bisa keluar masuk.

"Sudah terjadi sejak Jumat pekan lalu, tapi sempat surut karena luapan air Sungai Mahakam naik lagi dan hujan yang terus turun," kata Petinggi Kampung Muyub Ilir, Fiktolius Tatol saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved