Senin, 13 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Terungkap, Penyebab Wanita Lempari Polisi di Samarinda Pakai Helm

Setelah ditelusuri, akhirnya diketahui perempuan yang mengomel dan melempari petugas dengan helm beberapa waktu lalu

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Ipda Bambang Suheri saat ditemui di ruangannya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Setelah ditelusuri, akhirnya diketahui perempuan yang mengomel dan melempari petugas dengan helm beberapa waktu lalu bernama YM (40).

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Irwanto melalui Kanit Reskrim Ipda Bambang Suheri kepada TribunKaltim.co, Senin (7/2/2022).

Dijelaskannya, perempuan paruh baya ini berdomisili di wilayah Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur dan merupakan seorang janda beranak dua.

Ipda Bambang Suheri menerangkan, YM memang pernah datang ke Polsek Sungai Pinang.

Baca juga: Waspada, Muncul Akun Palsu Atas Nama Walikota, Polresta Samarinda Akan Lakukan Ini

Baca juga: Datang Mengomel dan Coba Ditenangkan, Ibu di Samarinda ini Malah Lempari Polisi Pakai Helm

Baca juga: Berawal Lapor Pencurian, Kronologi dan Fakta Baru Ibu di Samarinda Ngamuk & Lempar Polisi Pakai Helm

Sama persis dengan di video, saat itu YM pun datang secara tiba-tiba dan langsung mengomel.

"Katanya kehilangan. Pernah lapor dari tahun 2018 tetapi katanya tidak pernah ditindak lanjuti oleh polisi," terangnya.

Namun sambungnya, saat dimintai bukti laporannya, ibu tersebut tidak bisa menunjukan dan terus mengomel.

"Kita mintai identitas juga tidak diberi. Jadi marah-marah sampai pulang sediri," bebernya.

Baca juga: Sering Jemur Helm yang Basah dalam Posisi Terbalik? Segera Hentikan, Simak Efek Negatifnya

Kemudian lantaran sudah sering ke sana kemari untuk mengomel, pihak Polsek Sungai Pinang pun mencoba mencari tahu tentang YM.

Diketahuilah Ia tinggal di sebuah kontrakan bersama dua anaknya.

Masih lanjutnya, dari penuturan warga sekitar tempatnya tinggal, janda dua anak tersebut memang terkenal memiliki temperamental tinggi.

"Akhirnya dia (YM) sulit diterima di lingkungan sekitarnya," kata Ipda Bambang Suheri.

"Jadi kami juga bingung mau bagaimana. Mau pendekatan humanis tapi ibu tersebut sangat bermasalah dengan emosionalnya," ucapnya.

"Jadi kita berharap, semoga tidak terulang lagi kejadian serupa terhadap petugas," tegasnya.

"Karena Polri akan selalu mengayomi dan memberikan rasa aman bagi semua lapisan masyarakat," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved