Berita Viral

Viral, Diduga Warga Samarinda Positif Omicron Berulah di Malang, Dampaknya Serius

Viral, diduga warga Samarinda positif Omicron berulah di Malang, dampaknya serius

Penulis: Rafan Arif Dwinanto |

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang diduga warga Samarinda bikin geger di media sosial.

Pria ini mengaku sedang positif terpapar Omicron, namun tetap berjalan-jalan di Malang.

Alhasil, selain bikin geger, aksi jalan-jalan warga Samarinda yang positif Omicron ini berdampak serius.

Yakni, beberapa toko yang dikunjunginya disanksi penutupan sementara oleh Pemda setempat.

Dilansir dari TribunWow, aksi tak bertanggung jawab dilakukan oleh seorang warga asal Kalimantan yang asyik berwisata di Malang, Jawa Timur padahal dirinya sadar sedang positif Covid-19.

Lewat akun media sosial miliknya, orang tersebut pamer sedang berada di sebuah toko dan mengaku tidak merasakan gejala Covid-19 yang berat.

Unggahan orang tersebut kemudian viral di media sosial (medsos).

Buntut dari viralnya unggahan tersebut, toko yang dikunjunginya kini ditutup selama dua minggu karena melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Dikutip dari Tribunnews.com, orang yang bersangkutan juga telah dipanggil polisi untuk diperiksa.

Wali Kota Malang Sutiaji menyebut, apa yang dilakukan oleh orang tersebut adalah pelanggaran UU Karantina Kesehatan.

"Sudah jelas Covid-19 kok keluyuran,” tuturnya, Senin (7/2/2022).

Sutiaji mengaku sudah berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota untuk memanggil orang yang bersangkutan.

"Itu orang Kalimantan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Polresta," katanya.

Setelah viralnya unggahan itu, toko retail modern yang dikunjungi pria positif Covid tersebut dilakukan swab test besar-besaran kepada seluruh karyawan toko.

Dari 30 karyawan yang dites, satu dinyatakan positif Covid-19.

Kini toko tersebut akan ditutup selama 14 hari karena terbukti tidak menggunakan aplikasi QR Code Peduli Lindungi.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Eko menyampaikan akan mengusut pria positif Covid-19 yang viral keluyuran tersebut.

“Polresta Malang Kota bergerak cepat melalui Satreskrim telah melakukan penyelidikan terkait dengan siapa pemilik akun tersebut,” ujar Ipda Eko.

“Apakah benar yang bersangkutan juga memposting isi postingan tersebut, Polresta Malang Kota per hari ini (7/2/2022) secara resmi telah melayangkan surat undangan kepada yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi resminya,” lanjutnya.

Kemudian koordinasi juga dilakukan dengan Polresta Samarinda.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Polresta Samarinda, Polda Kalimantan Timur, manakala yang bersangkutan masih positif Covid-19 atau kesehatannya belum sepenuhnya pulih, maka nanti kami berkoordinasi dengan penyidik di sana untuk bisa diselenggarakan secara daring,” jelas Ipda Eko.

Berikut status yang ditulis oleh pria viral positif Covid-19 tapi jalan-jalan pada 27 Januari 2022 kemarin:

"Batal ke bali karena mo nyebrang feri ketapang gili malah positif Covid-19 akhirnya keliling batu - malang dan sekitarnya ternyata banyak destinasi belum dikunjungi.

Om imron kali ini ringan gejalanya, mungkin karna alumni delta sebelumnya jd hampir tak terasa, gejalanya tenggorokan guatel agak sakit spt radang, badan sumer dan bersin-bersin suedikit, yah seperti divaksin moderna lah tapi jalan2 jalan teroos.

Next time bali lah. Ditoko lailai lailai panggil aku si ...” (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved