Virus Corona di Balikpapan

Kasus Covid-19 di Balikpapan Naik, Kemenag Perbolehkan Sholat Jumat Berjamaah di Masjid

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan masih membolehkan pelaksanaan sholat Jumat di tengah lonjakan kasus Covid-19.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi pelaksanaan sholat Jumat di masjid Balikpapan Islamic Center (BIC). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan masih membolehkan pelaksanaan sholat Jumat di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Kepala Kemenag Balikpapan Johan Marpaung mengatakan, hingga saat ini belum ada arahan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan salat Jumat.

Kemenag Balikpapan, tetap memperbolehkan bagi umat muslim untuk melakukan sholat berjamaah di masjid, termasuk sholat jumat. “Belum ada arahan dari pusat,” kata Johan, Rabu (8/2/2022).

Sebagaimana diketahui, saat ini terjadi lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, yang mendudukkan Kota Balikpapan sebagai zona merah.

Hal tersebut membuat Kota Balikpapan berstatus waspada terhadap potensi peningkatan penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Baca juga: Sering Diabaikan, Kesalahan dalam Mengerjakan Sholat Jumat Secara Berjamaah, Tidak Menyimak Khutbah

Baca juga: Mandi Sunnah Sebelum Sholat Jumat Memiliki Keutamaan Tersendiri, Ini Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Hal yang Dianjurkan Dilakukan Sebelum dan Sesudah Sholat Jumat, Bacaan Niat Sebagai Imam dan Makmum

Berdasarkan pengalaman di tahun 2021 lalu, ketika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sempat dilakukan kebijakan peniadaan pelaksanaan sholat Jumat di masjid.

Hal ini juga sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menyebut bahwa sholat jumat diperbolehkan diganti dengan salat dzuhur.

Kendati begitu, untuk saat ini pelaksanaan sholat berjamaah termasuk sholat jumat tetap diperbolehkan dengan penerapan protokol kesehatan

Sebab, Kemenag Balikpapan meyakini bahwasannya sebagian besar masyarakat di Kota Beriman saat ini sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Kita tetap memperbolehkan untuk pelaksanaan salat berjamaah, tidak ada arahan dari pusat,” tandasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved