Berita Penajam Terkini
Ribuan Pelajar di Penajam Paser Utara Belum Mendapatkan Vaksin, Ini Alasannya
Masih ada pelajar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang belum menerima vaksin
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Masih ada pelajar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang belum menerima vaksin.
Hal tersebut disampaikan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdokpora) kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Alimuddin Kamis (10/2/2022).
Ia mengatakan, jumlah anak yang belum mendapatkan vaksin sebanyak 7.276 anak berasal dari 7 Sekolah Dasar (SD). "Masih ada sekian persen dari puluhan ribu anak yang kita targetkan," jelasnya.
Beberapa kendala yang mengakibatkan ribuan anak belum mendapatkan vaksin adalah karena pengaruh orangtua, yang belum setuju anaknya divaksin.
"Ada orangtua, dia belum vaksin, anaknya juga dilarang untuk vaksin," ungkapnya.
Baca juga: Cegah Klaster PTM, Vaksinasi buat Pelajar PPU Terus Gencar Dilaksanakan, Cakupan Masih 2,5 Persen
Baca juga: Gelar Vaksinasi Massal, Disdikpora PPU PPU Sasar 17.000 Anak Usia 6-11 Tahun
Baca juga: Update Vaksinasi dan Covid-19 di Kabupaten PPU, Vaksin Capai 77 Persen dan Tiga Kasus Covid-19
Ada juga karena hal lain, misalnya anak tersebut sakit sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan vaksinasi.
Namun demikian, diakui Alimuddin sosialisasi dan upaya pemberian pemahaman terus dilakukan, terutama kepada para orang tua agar mengizinkan anaknya divaksin.
Pengaruh beredarnya informasi tidak benar mengenai efek vaksinasi, menjadi alasan utama mengapa para orangtua tersebut tak membiarkan anaknya divaksin.
"Saat saya tanya kenapa anaknya dilarang vaksin, ternyata dilihat dari televisi kah atau mendengar efek vaksin, padahal sejauh ini tidak ada dampak buruk dari vaksin yang terjadi selama para pelajar ini divaksinasi," lanjutnya.
Selain pelajar dari tingkat Sekolah Dasar, beberapa pelajar dari tingkat SMP juga masih ada yang belum menerima vaksin, kendalanya pun sama, yakni orangtua tak mengizinkan.
Baca juga: Kantin Sekolah Sudah Boleh Buka di PPU, Kadisdikpora Beberkan Alasannya
Misalnya di SMP Negeri 5 PPU, ada sekitar 14 orang pelajar yang belum menerima vaksin hingga saat ini.
"Awalnya ada 18 orang, dilakukan sosialisasi, orangtuanya diundang ke sekolah, akhirnya berkurang menjadi 16 orang, lalu menjadi 14 orang saja yang tersisa belum vaksin," terangnya.
Diakui Alimuddin, jumlah pelajar di PPU yang menjadi prioritas vaksin berdasarkan data Kementerian Kesehatan sebanyak 18 ribu pelajar, namun ada perbedaan dengan data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), sebanyak 1008 pelajar.
"Ada selisih jumlah kita dengan kemenkes, sekitar seribuan selisihnya," paparnya.
Namun demikian hal tersebut tak menjadi kendala sebab selama stok vaksin aman maka semua akan mendapatkan vaksinasi. "Tak menjadi kendala, selama ada vaksin dan vaksinator maka tentu semua mendapatkan vaksin," tutupnya.
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ada-ribuan-pelajar-di-ppu-belum-vaksin.jpg)