Susi Air Diusir

Bupati Malinau Sebut Tak Pernah Mengusir Susi Air, Ini Kondisi Hanggar Terkini & Besaran Biaya Sewa

Bupati Malinau Wempi Wellem Mawa membantah pihaknya mengusir Susi Air dari hanggar Bandara Udara Robert Atty Bessing di Malinau, Kalimantan Utara.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Pengacara Negara dari Kejaksaan Negeri Malinau, Jaja Raharja dan Bupati Malinau Wempi W Mawa saat ditemui di Malinau, Minggu (13/2/2022). Bupati Malinau mengatakan tidak pernah mengusir Susi Air. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Malinau Wempi Wellem Mawa angkat bicara terkait dikeluarkannya pesawat Susi Air dari hanggar Bandara Kol RA Bessing, Malinau.

Selain itu terungkap pula besaran biaya sewa hanggar Bandara Kol RA Bessing dan kondisi terkini.

Bupati Malinau Wempi W Mawa membantah pihaknya mengusir Susi Air dari hanggar Bandara Udara Robert Atty Bessing di Malinau, Kalimantan Utara.

Baca juga: Bantah Batalkan Kontrak Susi Air, Bupati & Sekda Malinau Tolak Minta Maaf & Ganti Rugi Rp 8,9 Miliar

Kasus tersebut dinilai tak seperti yang terlihat di media sosial.

Menurut Wempi W Mawa, kasus tersebut murni hanya pemutusan kontrak antara Susi Air dengan pihak Pemda Malinau.

Adapun Susi Air telah diminta secara patut untuk keluar dari hanggar tersebut paling lambat 31 Desember 2021.

"Kejadian yang terjadi di hanggar tidak ada pengusiran. Bahwa yang ada Susi Air telah berakhir kontraknya 31 Desember 2021," ujar Wempi saat ditemui di Malinau, Minggu (13/2/2022).

Ia menuturkan bahwa keberadaan Susi Air tak lagi diizinkan di hanggar oleh Pemda Malinau terhitung sejak kontraknya habis pada 31 Desember 2021.

Namun, Susi Air tetap terlihat beroperasi di hanggar itu hingga 2 Februari 2022.

Pengacara Negara dari Kejaksaan Negeri Malinau, Jaja Raharja saat ditemui di Malinau, Minggu (13/2/2022).
Pengacara Negara dari Kejaksaan Negeri Malinau, Jaja Raharja dan Bupati Malinau Wempi W Mawa saat ditemui di Malinau, Minggu (13/2/2022). (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

"Kejadian tersebut tanggal 2 Februari 2022. Jadi pemerintah Kabupaten Malinau tidak memiliki kontrak apapun kepada Susi di Hanggar tersebut. Susi berada di Hanggar yang bukan diizinkan oleh pemilik dalam hal ini kami sebagai Pemerintah Kabupaten Malinau," jelas Wempi.

Sementara itu, Pengacara Negara dari Kejaksaan Negeri Malinau, Jaja Raharja menyampaikan Pemda Malinau memiliki sejumlah alasan hingga akhirnya tidak memperpanjang kontrak dengan Susi Air.

"Kalau tidak memperpanjang kontrak itu alasan pertama jelas karena satu apabila tidak diperpanjang lagi. Kedua ini paling poin dan paling pokok yaitu apabila pihak kedua lalai untuk melaksanakan kewajiban kewajibannya. Itu kan para pihak," jelas Jaja.

Jaja menjelaskan bahwa Susi Air dianggap pernah melalaikan sejumlah kewajibannya kepada Pemda Malinau.

Namun, dia tidak menyebutkan secara detil kelalaian yang dimaksudkan.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved