Berita Nasional Terkini

Sosok Ustaz Khalid Basalamah, Ceramahnya Soal Wayang Harus Dimusnahkan Tuai Kritik, Sudah Minta Maaf

Pendakwah kondang, Ustaz Khalid Basalamah menjadi bahan perbincangan ketika video ceramahnya soal wayang beredar di media sosial.

Editor: Heriani AM
YouTube Khalid Basalamah Official
Ustadz Khalid Basalamah. Dikutip dari akun Twitter, @TomCruzz555, video ceramah berdurasi 2 menit 20 detiknya dikecam oleh berbagai pihak karena Khalid Basalamah dinilai mengharamkan wayang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pendakwah kondang, Ustaz Khalid Basalamah menjadi bahan perbincangan ketika video ceramahnya soal wayang beredar di media sosial.

Dikutip dari akun Twitter, @TomCruzz555, video ceramah berdurasi 2 menit 20 detik itu dikecam oleh berbagai pihak karena Khalid Basalamah dinilai mengharamkan wayang.

Dalam video tersebut diawali dari sebuah pertanyaan yang dirinya ambil dari sebuah kertas.

Tak tinggal diam, Ustadz Khalid Basalamah akhirnya mengklarifikasi terkait video tentang wayang yang dilarang dalam Islam.

Sebelumnya, menurut Ustadz Khalid Basalamah, potongan pertanyaan yang diajukan oleh salah satu jamaah beberapa tahun lalu itu terjadi di Masjid Blok M di Jakarta.

Baca juga: Ustadz Khalid Basalamah Minta Maaf dan Beri Klarifikasi Atas Video Tentang Wayang Dimusnahkan

Baca juga: Bolehkah Mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha Secara Berjamaah? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Baca juga: Jelang Idul Adha 2021, Berikut Tips Memilih Hewan Kurban Terbaik dari Ustaz Khalid Basalamah & Pakar

Karena ceramah tersebut mendapat kecaman dari beberapa pihak, Ustadz Basalamah pun memberikan penjelasan maksud dari jawaban yang ia sampaikan kepada jamaah yang bertanya saat itu.

"Saya pada saat ditanyakan masalah wayang, saya mengatakan alangkah baiknya dan kami sarankan, agar menjadikan islam sebagai tradisi. Jangan menjadikan tradisi sebagai Islam," kata Ustadz Khalid Basalamah dikutip dari kanal YouTube Khalid Basalamah Official, Selasa (16/2/2022).

"Dan tidak ada kata-kata saya di situ mengharamkan. Saya mengajak agar menjadikan Islam sebagai tradisi. Makna kata-kata ini juga, kalau ada tradisi yang sejalan dengan Islam tidak ada masalah," tambah Ustadz Khalid Basalamah.

Lebih lanjut, Ustadz Khalid Basalamah juga menjelaskan bahwa ketika jamaah bertanya tentang bagaimana tobat seorang dalang wayang, sang ustadz pun menjawab bahwa pada umumnya setiap muslim saat bertobat pasti bahagia.

Terkait potongan video yang ketig, Ustadz Basalamah juga menyatakan jika itu masih ada kaitan dengan wayang yang dimusnahkan.

Ia mencontohkan bahwa dalam konteks seorang dalang ingin bertobat dan tidak ingin menggeluti pekerjaan itu lagi tetapi masih memiliki beberapa wayang, Ustadz Khalid Basalamah menyarankan secara individu agar memusnahkan benda itu.

"Sebatas itu, saya sama sekali tidak berpikir ataupun punya niat untuk menghapuskan ini dari sejarah nenek moyang Indonesia atau misalnya menyuruh seluruh dalang-dalang bertobatlah kepada Allah," ungkap Ustadz Khalid Basalamah.

Untuk itu, Ustadz Khalid Basalamah menegaskan bahwa klarifikasinya bukan membenarkan sikap tapi hanya menjelaskan.

Di samping itu, Ustadz Khalid Basalamah berharap apabila seorang muslim melakukan sesuatu hal dan menyinggung orang lain, maka sepatutnya untuk meminta maaf, termasuk dirinya dalam hal ini.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved