Berita Balikpapan Terkini

RU Balikpapan Dukung Ketahanan Energi, Beber Capaian Produksi Puluhan Juta Barrel Gasoil

Dengan kapasitas produksi 260 ribu barrel per hari, Kilang Unit Balikpapan saat ini menjadi kilang terbesar nomor 2 yang dimiliki Pertamina.

HO/Kilang Unit Balikpapan
Kilang Unit Balikpapan saat ini menjadi kilang terbesar nomor 2 yang dimiliki Pertamina. HO/Kilang Unit Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dengan kapasitas produksi 260 ribu barrel per hari, Kilang Unit Balikpapan saat ini menjadi kilang terbesar nomor 2 yang dimiliki Pertamina.

Hasil produksi dari kilang ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi BBM di Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur.

Produksi Kilang Unit Balikpapan ada juga yang dikirim ke Surabaya, Bali dan Nusa Tenggara.

Hal ini disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin.

"Komitmen untuk memproduksi BBM merupakan salah satu tanggung jawab Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan untuk mendukung ketahanan energi di Indonsia," katanya, Rabu (23/2/2022).

Baca juga: KPI Unit Balikpapan Salurkan Donasi Pekerja, Kumpulkan Rp 75 Juta untuk Panti Asuhan

Baca juga: Permintaan Kian Tinggi, Pertamina Balikpapan Produksi SF-05 Capai 113,5 Ribu Barrel

Baca juga: Pertamina Balikpapan Penuhi Komitmen, Tetap Produksi di Malam Tahun Baru

Adapun, produksi gasoil KPI Unit Balikpapan pada 2021 mencapai 45,7 juta barrel. Produk gasoil ini meliputi solar dan Pertamina Dex.

Sementara produksi gasoline mencapai 10,4 juta barrel. Produk-produk gasoline meliputi premium, pertalite dan pertamax.

"Selama tahun 2021, kita memang masih mengalami pandemi covid-19. Namun, kegiatan operasional Kilang Unit Balikpapan tetap beroperasi agar dapat memproduksi BBM dan juga produk non BBM," kata Chandra.

Selain itu, upaya-upaya untuk mempertahankan kehandalan kilang agar dapat beroperasi dengan baik juga tetap dilaksanakan.

Sebagai informasi, Kilang Unit Pertama di Balikpapan dibangun tahun 1922. Unit ini rusak akibat perang dunia II, dan beroperasi kembali di tahun 1950.

Baca juga: Stok BBM Aman, Pertamina Balikpapan Tetap Operasional Saat Libur Nataru

Setelah Pertamina membeli unit ini tahun 1966 dari Shell, Pertamina melakukan peningkatan kapasitas Unit ini pada tahun 1995 dan beroperasi tahun 1997.

Sebelumnya pada tahun 1980, Pertamina juga membangun unit ke 2 dan beroperasi 4 tahun kemudian yaitu pada tahun 1984.

Untuk semakin meningkatkan kualitas produk BBM dan Non BBMnya, saat ini sedang dilakukan peningkatan kapasitas kilang. Nanti, kapasitas produksi Kilang di Balikpapan akan meningkat menjadi 360 ribu barrel per hari.

"Kilang Pertamina terus berinovasi agar ketahanan energi khususnya BBM di masa depan terus dapat terjaga," tandasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved