Penemuan Jasad Bayi
Area Dayung di Lempake Samarinda Utara Tempat Favorit Memancing Bagi Warga
Danau yang terkenal dengan sebutan Trek Dayung di Jalan Sidorejo, RT 41, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Danau yang terkenal dengan sebutan Trek Dayung di Jalan Sidorejo, RT 41, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Ternyata memang menjadi salah satu tempat favorit memancing warga Kota Samarinda.
Hal ini diungkapkan oleh Bayu (27), warga yang tinggal 200 meter dari danau tersebut.
Ia menjelaskan, pemancingan tersebut memang searah lurus dengan waduk Benanga Lempake, namun ditegaskannya masih dipisah oleh aliran sungai.
Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Jasad Bayi di Trek Dayung Lempake, Pemancing Temukan Karung Terikat Tali Rafia
Baca juga: Jasad Bayi yang Ditemukan di Trek Dayung Lempake Samarinda Berjenis Kelamin Perempuan, Usia 9 Bulan
Baca juga: BREAKING NEWS Warga Samarinda Utara Geger dengan Penemuan Jasad Bayi di Trek Dayung Lempake
Setiap harinya, jelas Bayu, puluhan orang dari berbagai penjuru Kota Tepian ini berdatangan untuk memancing ikan.
"Ada juga yang olahraga jogging di sini," ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Kamis (3/3/2022).
Itulah mengapa menurutnya warga setempat tidak pernah menaruh curiga kepada siapapun yang masuk ke wilayah tersebut.
"Makanya kaget sekali waktu tau tadi pagi ada penemuan mayat bayi di danau," terang Bayu yang kala itu didampingi istri dan dua anak laki-lakinya.
Baca juga: Jasad Bayi yang Dibuang di Sungai Mangkurawang Kukar Usia 3 Hari, Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi
Meski demikian, Bayu dan masyarakat sekitar tidak ingin berspekulasi siapa yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut.
"Kemungkinan pelakunya orang luar. Karena orang sini kan tahu setiap hari banyak orang mancing di danah, pasti mudah ketahuan kalau nekat," rangkumnya.
Saat ini di sekitar trek Dayung ini sudah dipasang garis polisi oleh petugas.
Para penduduk juga berharap, pelaku keji yang tega membuang bayi perempuan tersebut bisa segera ditemukan pihak kepolisian.
"Katanya sarung bayi (korban) itu tenggelam ke danau. Siapa tahu ada yang mancing atau pasang perangkap, bisa dapat, bisa kami serahkan ke pihak kepolisian," ucap Bayu di akhir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jasad-bayi-terbungkus-di-smd.jpg)