Selasa, 14 April 2026

Berita Samarinda Terkini

KSOP Samarinda Pantau Pedagang yang Naik Turun Saat Kapal Sandar

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda membatasi pergerakan pedagang asongan yang naik turun ke atas kapal yang sandar

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Unsur Kemaritiman saat melakukan imbauan kepada para pedagang asongan dan pengecekan terhadap calon penumpang di Pelabuhan Samarinda.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, kini Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda membatasi pergerakan pedagang asongan yang naik turun ke atas kapal yang sandar di pelabuhan.

Memang dari yang terlihat, saat ini pada pedagang asongan hanya menjajakan dagangannya di sekitar terminal dan tangga penumpang.

Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas II Samarinda Kapten Slamet Isyadi mengatakan, bahwa pembatasan ini diberlakukan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

"Contoh Kapal Prince Soya yang beberapa waktu lalu nyaris terbakar karena ulah orang tak dikenal yang bebas naik turun kapal yang sandar," terang Kapten Slamet Isyadi saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Minggu (13/3/2022) sore ini.

Baca juga: KSOP Samarinda Akui Terima Surat Edaran Syarat Perjalanan Orang Dalam Negeri, Besok akan Dibahas

Baca juga: Kru Kapal Filipina dan Banten Isolasi 10 Hari, KSOP Bontang Pastikan Steril Sebelum Beri Izin

Baca juga: Cegah Covid-19, Tim Kesehatan KSOP Bontang Rutin Awasi 1.800 Kru Kapal Asing dan Domestik Tiap Bulan

Oleh sebab itu, lanjutnya, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pemilik jasa pelayaran dan unsur kemaritiman untuk menertibkan pedagang asongan yang hendak memasuki kapal.

Ia juga berharap agar setiap penumpang bisa memperhatikan faktor keselamatan.

"Salah satunya tidak merokok di area yang tidak seharusnya. Jaga kenyamanan bersama. Karena keselamatan berlayar adalah tanggung jawab kita bersama," pesannya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved