Minggu, 19 April 2026

Berita Internasional Terkini

Perang Rusia Ukraina, Connie Rahakudini Bakrie Sebut Indonesia Juga Harus Banyak Belajar

Connie Rahakundini Bakrie, pengamat militer serta analis pertahanan dan intelejen , sebut Indonesia harus banyak belajar dari perang Rusia Ukraina.

YouTube Helmy Yahya Bicara
Connie Rahakundini Bakrie, pengamat militer serta analis pertahanan dan intelejen, di YouTube Helmy Yahya Bicara 

TRIBUNKALTIM.CO - Connie Rahakundini Bakrie, pengamat militer serta analis pertahanan dan intelejen , sebut Indonesia harus banyak belajar dari perang Rusia Ukraina.

Mengapa?

Konflik Rusia dan Ukraina yang kini masih belum juga reda setelah memasuki minggu ke dua berhasil menarik perhatian Connie Rahakundini Bakrie, pengamat militer Indoneisa.

Untuk diketahui, Connie Rahakundini Bakrie adalah analis pertahanan yang juga terpilih menjadi satu dari 22 orang Future Leaders oleh Massachusetts Institute of Technology di Boston USA.

Baca juga: Serangan Rusia ke Ukraina Makin Brutal, Zelensky Tolak Menyerah, Anggap Israel Hanya Kotak Surat

Dalam bincang-bincang bersama Helmy Yahya, Connie mengatakan bahwa Indonesia harus mengambil banyak pelajaran dari perang Rusia dan Ukraina.

Bukan tanpa alasan, Connie melihat adanya persamaan antara Ukraina dengan Indonesia.

Wanita yang kini aktif sebagai akademisi itu mengatakan bahwa suatu kawasan tak boleh berat di satu sisi saja.

"Bedanya apa kita dengan Rusia hari ini? Kita dikelilingi FPDA, ada Singapur, ada Malaysia, ada Australi. Kita dikelilingi The Quad, ada India, ada Jepang ada Australi lagi, ada UK," ujar Connie dalam kanal YouTube Helmy Yahya Bicara, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: NEWS VIDEO Jawab Tudingan Rusia, PBB Klaim Tidak Temukan Bukti soal Senjata Biologis di Ukraina

Connie  menjelaskan bahwa jika kita negara Indonesia cukup terkepung.

"Ini kan sebenernya semua routenya sama. Jadi once mereka bergabung, ya artinya kita dikepung," katanya.

Selain hal itu, adanya pro akan China di wilayah Indonesia Timur sudah mengatakan bahwa mereka adalah 'pacific islanders' atau penduduk pasifik.

"Jadi Maluku, Timur kesana itu, Papua, mereka merasa mereka keluarga pasifik, Melanesia, Polynesia," lanjut Connie.

Baca juga: NEWS VIDEO Bar di Inggris Taruh Foto Putin di Toilet Pria, Bentuk Protes Invasi Rusia

Baginya jika itu dibiarkan, Indonesia lama kelamaan akan menjadi seperti Ukraina di sisi timur.

Sebelumnya, Connie mengatakan adanya ketidak seimbangan antara masyarakat Ukraina memiliki kesenjangan antara yang barat dan yang timur.

Sisi timur Ukraina dinilai lebih pro Rusia dibandingkan sisi barat yang merasa dekat dengan NATO dan Uni Eropa.

Saksikan video selengkapnya di sini:

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved