Berita Kubar Terkini

Sempat Kabur di NTT Usai Curi Uang Gaji Karyawan di Kubar, Vitus Rabli Jun Ditangkap Polisi 

Lika-liku pelarian seorang pria di Kutai Barat (Kubar) bernama Vitus Rabli Jun (28) kini berakhir sudah, setelah berhasil diciduk oleh Polres Kubar

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Vitus Rabli Jun (28) merupakan 1 dari 5 tersangka kasus penggelapan uang gaji karyawan perusahaan kelapa sawit di Kutai Barat akhirnya berhasil diringkus jajaran Polres Kutai Barat setelah sempat melarikan diri di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). TRIBUNKALTIM.CO/HO/Polres Kubar 

TRIBUNKALTIM.CO,SENDAWAR – Lika-liku pelarian seorang pria di Kutai Barat (Kubar) bernama Vitus Rabli Jun (28) kini berakhir sudah, setelah berhasil diciduk oleh tim jajaran Opsnal Satreskrim Polres Kutai Barat.

Tersangka Vitus merupakan satu dari lima orang yang terlibat dalam kasus penggelapan uang gaji karyawan, disalah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Borneo Citra Persada Abadi (BCPA) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Barat. 

Dimana ke lima pelaku itu sebelumnya kompak melakukan penggelapan uang gaji karyawan perusahaan, kelapa sawit pada tahun 2021 lalu senilai ratusan juta rupiah.

Mereka berhasil di amankan petugas kepolisian diwaktu dan tempat yang berbeda.  

"Ya itu benar, jadi ada lima tersangka dan barang bukti lainnya saat ini telah di amankan di Polres Kubar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolres Kutai Barat AKBP Sonny Henrico Parsaulian melalui Kasat Reskrim Polres Kubar, Iptu Yohanes Bonar Adiguna melalui Kanit Pidum, Aipda Renson Sinaga, Minggu (13/3).

Baca juga: Kasus Penggelapan Pajak, Satu Tersangka Pengusaha Asal Kutim Kini Ditahan di Kejari Bontang

Baca juga: Kasus Penggelapan Pajak Rp 2,5 Miliar di KPP Pratama Bontang, 6 Saksi Utama Diperiksa

Baca juga: Tersangka Penggelapan Pajak Rp 2,5 Miliar di KPP Pratama Bontang Terancam Penjara 6 Tahun

Dia menjelaskan, tersangka terakhir yang berhasil diamankan yakni Vitus Rabli Jun (28).

Dia diamankan di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu. 

"Satu tersangka atas nama Vitus, sempat melarikan diri ke NTT, setelah melancarkan aksinya. Sementara empat orang lainnya sudah ditangkap sebelumnya dan telah dijatuhi vonis pengadilan,” jelasnya.

Perbuatan para tersangka ini menyebabkan pihak perusahaan mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Di mana uang tersebut digunakan untuk membayar gaji para karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.

Sehingga pada 2021 lalu, pihak perusahaan telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, di mana tersangka Vitus ini juga merupakan karyawan perusahaan.

Baca juga: Sidang Perdana 3 Pengurus Koperasi 212 Mart Samarinda, Dugaan Penggelapan Dana Investasi

"Keempat tersangka lainnya sudah menjalani putusan pengadilan dengan vonis penjara 1 tahun 6 bulan.

Sementara untuk tersangka Vitus ini masih menjalani tahanan di sel Mapolres Kubar, sembari menunggu putusan pengadilan atas perbuatannya tersebut," ujarnya. 

Atas perbuatannya itu, tersangka Vitus Rabli Jun dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana paling singkat empat tahun kurungan penjara. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved