Berita Nasional Terkini

Bukan Hukuman Mati, Jaksa Akhirnya Bacakan Tuntutan untuk Eks Sekum FPI Munarman

Bukan hukuman mati, Jaksa akhirnya bacakan tuntutan untuk Eks Sekum FPI Munarman

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Jonathan Roy

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Sekretaris Front Pembela Islam atau FPI Munarman dituntut delapan tahun penjara terkait kasus dugaan terorisme.

Sebelumnya, Munarman dikabarkan bisa terjerat hukuman mati.

Dilansir dari Kompas.com, tuntutan dibacakan dari ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pada Senin (14/3/2022).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Munarman 8 tahun penjara," kata jaksa penuntut umum (JPU), Senin.

Tuntutan tersebut dikurangi masa penahanan terdakwa.

Hal yang memberatkan, menurut jaksa, Munarman tidak mendukung pemerintah dalam memberantas terorisme, pernah dihukum, dan terdakwa tidak menyesali perbuatannya.

"Hal yang meringankan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga," ucap jaksa.

Dalam kasus ini, Munarman diduga telah terlibat dalam tindakan terorisme lantaran menghadiri sejumlah agenda pembaiatan anggota ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 24-25 Januari dan 5 April 2015.

Munarman didakwa dengan tiga pasal, yakni Pasal 13 huruf c, Pasal 14 juncto Pasal 7, dan Pasal 15 juncto Pasal 7 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Diketahui organisasi teroris ISIS muncul di Suriah sekitar awal 2014 dan dideklarasikan oleh Syekh Abu Bakar Al Baghdadi.

Sebelumnya, Kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar berharap jaksa dapat membebaskan semua tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya.

“Bebaskan Munarman dari seluruh tuntutan.

Hentikan dugaan rekayasa terorisasi dan kriminalisasi aktivis dan oposisi.

Setop kedzaliman, tegakkan keadilan,” kata Aziz dalam keterangan tertulis, Minggu (13/3/2022).

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved