Berita Samarinda Terkini

Sidak ke Agen Minyak Goreng, Kapolresta Samarinda Pastikan Stok Aman hingga 4 Minggu ke Depan

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli bersama Jajaran Pejabat Umum (PJU) kembali melakukan sidak ke beberapa distributor penyalur minyak goreng, S

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kapolresta Samarinda melakukan sidak ke agen penyalur dan pasar tradisional untuk memastikan pendistribusian minyak goreng sesuai aturan yang berlaku. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli bersama Jajaran Pejabat Umum (PJU) kembali melakukan sidak ke beberapa distributor penyalur minyak goreng, Selasa (22/3/2022).

Dari hasil sidak tersebut, orang nomor satu di Mapolresta Samarinda ini menjelaskan stok minyak goreng dinyatakan aman hingga empat minggu ke depan.

Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Samarinda melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) setiap harinya akan mendistribusikan kurang lebih 20 ton minyak goreng curah ke seluruh wilayah Kota Samarinda ini secara door to door.

Di mana, Perumda akan melayani berapapun permintaan minyak goreng dari masing-masing kelurahan di tiap kecamatan se-Kota Samarinda.

"Jadi nanti RT akan mendata warga yang membutuhkan minyak goreng, lalu disampaikan ke kelurahan dan diteruskan ke Perumda untuk disediakan," jelasnya.

Baca juga: Komisi II DPRD Harapkan Pasar Murah Digelar Rutin di Samarinda

Baca juga: Penuhi Ketersediaan Kebutuhan Pokok di Samarinda, Pasar Murah Digelar Beberapa Hari

Selain itu, ada metode pendistribusian kedua melalui agen-agen penyalur.

Oleh sebab itu, pihaknya juga melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Samarinda, salah satunya Pasar Segiri.

Ia mengemukakan, hari ini sesuai jadwal dari pusat melalui agen UD Belibis Jaya akan masuk 15 ton minyak goreng ke Pasar Segiri.

"Jadi mulai siang ini minyak curah sudah tersedia di Pasar Segiri," tuturnya.

Terkait harga, ia menekankan pihaknya selalu melakukan pemantauan ke setiap agen agar tetap menjual dengan harga yang telah ditentukan pemerintah, yakni Rp 15.500 per liternya.

Baca juga: Sikap Atas Kelangkaan Minyak Goreng di Samarinda, Walikota Andi Harun Pantau Dinamika Pasar

Bahkan, lanjutnya, untuk menghindari adanya kecurangan atau penyalahgunaan pendistribusian, Perumdam sudah mendata setiap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membeli minyak goreng.

Kemudian dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai, bahwa minyak curah yang dibeli memang untuk keperluan dagang, bukan untuk dijual kembali ke luar daerah.

Pihaknya juga sudah mengimbau kepada setiap jajarannya dari Polsek hingga Babinkamtibmas untuk melakukan pengawasan terhadap agen dan penyalur agar kegiatan jual beli minyak goreng sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kombes Pol Ary Fadli juga menegaskan masyarakat Kota Samarinda tidak perlu khawatir.

Baca juga: Mahasiswa Unjuk Rasa soal Kelangkaan Minyak Goreng di Samarinda, Tuntut Pemkot Bertindak

Karena sesuai data yang diterima dari Perumda dan Dinas Perdagangan Kota Samarinda stok minyak goreng aman hingga sebulan ke depan.

"Jadi silakan berbelanja sesuai kebutuhan tidak perlu berkerumun lagi," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved