Berita Nasional Terkini

Didesak Mundur sebagai Ketua MK karena akan Nikahi Adik Jokowi, Anwar Usman: Menikah Itu Hak Asasi

Pernyataan terbaru Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman soal rencana menikahi adik Jokowi, apa saya harus melepas hak asasi saya?

Instagram mahkamahkonstitusi
Ketua MK (Mahkamah Konstitusi), Anwar Usman. Pernyataan terbaru Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman soal rencana menikahi adik Jokowi, apa saya harus melepas hak asasi saya? 

TRIBUNKALTIM.CO - Rencana pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman dengan Idayati, adik Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) terus jadi sorotan. 

Pernikahan Ketua MK, Anwar Usman dengan Idayati, adik Jokowi terus menjadi perbincangan.

Bahkan nama Ketua MK, Anwar Usman masuk deretan trending topic setelah rencana pernikahannya dengan Idayati, adik Jokowi terbuka luas.

Sejumlah pihak menyerukan agar Anwar Usman mundur dari jabatannya sebagai Ketua MK setelah menikah dengan Idayati, adik Jokowi.

Lantaran, jabatan Ketua MK yang dipegang Anwar Usman dapat menjadi konflik kepentingan ketika kemudian ia menikah dengan Idayati dan menjadi menjadi adik ipar Jokowi.

Menanggapi sejumlah pihak yang menyerukan untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua MKAnwar Usman akhirnya angkat bicara.

Dalam pernyataannya, Anwar Usman menyinggung soal hak asasinya sebagai manusia.

Di acara Stadium General, Fakultas Syariah IAIN Pekalongan, Ketua MK, Anwar Usman bicara soal rencana pernikahannya dengan Idayati, adik Jokowi. 

Baca juga: Jawaban Anwar Usman soal Desakan Mundur sebagai Ketua MK karena akan Segera Jadi Ipar Jokowi

"Mohon izin saya buka masker biar nampak kelihatan saya masih ganteng ya, makanya akhir-akhir ini jadi trending topic, mulai dari Mandalika, trencing topic nya dikalahkan oleh seorang yang namanya Anwar Usman," kata Ketua MK seperti  ditayangkan dalam Youtube Mahkamah Konstitusi, Sabtu, (26/3/2022).

Anwar Usman memang tidak menampik bahwa rencana pernikahannya dengan Idayati, adik Jokowi menjadi pro kontra. 

Namun menurut Anwar Usman, hal tersebut adalah hal yang biasa, sebagaimana layaknya putusan hakim yang tidak bisa memuaskan semua pihak.

"Tidak mungkin seorang hakim dari dulu sampai sekarang dan sampai kapanpun mampu melahirkan putusan yang memuaskan semua pihak.

Siapapun hakimnya dan siapapun yang diadili dan disidangkan, pasti pro dan kontra pasti ada," kata Anwar Usman seperti dikutip TribunKaltim.co dari Tribunnews.com di artikel yang berjudul Soal Rencana Menikahi Adik Jokowi, Anwar Usman: Apakah Harus Berkorban Melepaskan Hak Asasi Saya.

"Sama seperti apa yang saya sampaikan, saya baru berencana untuk melanjutkan sisa kehidupan setelah ditinggal almarhumah istri saya, begitu juga calon yang akan saya nikahi ditinggal oleh suami tercintanya itu heboh di mana mana," kata dia.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved