News Video

NEWS VIDEO Ronaldinho Resmi Didatangkan RANS Cilegon FC Tapi Bukan Untuk Kompetisi Liga 1

Legenda sepakbola asal Brasil, Ronaldinho resmi didatangkan RANS Cilegon FC.

Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Legenda sepakbola asal Brasil, Ronaldinho resmi didatangkan RANS Cilegon FC.

Eks pemain Barcelona itu hanya akan tampil dalam ajang mini turnamen yang diikuti oleh RANS Cilegon FC, Persija Jakarta, Arema FC dan Persis Solo.

Pemilik RANS Cilegon FC, Raffi Ahmad mengatakan mini turnamen nanti juga sekaligus sebagai ajang charity untuk legenda sepakbola Indonesia.

“Kami buat mini match yang diikuti Persis Solo, RANS Cilegon FC, Arema FC dan Persija Jakarta. Pertandingannya seperti apa nanti dijelasin Ketum PSSI, nanti kami buat pertandingannya lebih entertainment dan kalau berkenan Bapak Presiden juga bisa datang,” kata Raffi Ahmad dalam acara hari jadi RANS Cilegon FC yang pertama, Selasa (29/3/2022).

“Nanti juga ada charity. Arahan pak Ketum dari PSSI dan Menpora supaya ada legenda sepakbola yang dulu bisa dapat hasil charity dari kami,” sambungnya.

Soal kehadiran Ronaldinho, Raffi membeberkan bahwa Ronaldinho hanya bermain di mini turnamen yang rencana diadakan di Bali dan Jakarta.

Turnamen nanti juga direncanakan sebagai awal mula suporter hadir kembali ke Stadion.

“Akhir Juni selama 7 hari dia akan berada di 2 kota Jakarta dan Bali. Mengapa Juni Karena Liga 1 akan Juli, jadi anggap aja ini pembukaan Liga 1. Ini jadi awal mula Stadion akan diramaikan oleh suporter,” kata Raffi.

Dalam ajang tersebut, Raffi mengatakan Ronaldinho nantinya tak hanya memperkuat RANC Cilegon FC saja tapi juga bisa bermain di Persis Solo, Arema FC dan Persija Jakarta.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berpesan agar Raffi Ahmad dan jajarannya segera berkomunikasi terkait akan adanya penonton di Stadion.

Seperti diketahui, sebelumnya untuk menghadirkan penonton di Stadion lebih dulu harus menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Menpora Zainudin Amali.

“Kami sampaikan segera lakukan kegiatan-kegiatan untuk melangkah ke sana harus ada izin dari Kemenpora, Kemenkes, BNPB dan izin keramaian karena rencana ada penonton. Nanti kami lakukan rapat koordinasi, kalau rakor setuju nanti bisa jalan (ada penonton-red),” kata Iriawan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved