Penyertaan Kartu JKN-KIS saat Jual-Beli Tanah, Syamsul: Tidak Masalah!

Setelah diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, berbagai dukungan

Editor: Diah Anggraeni
HO/BPJS Kesehatan
Salah satu warga Kota Balikpapan, Syamsul mengatakan, tidak menjadi masalah baginya ketika dalam proses jual beli harus menunjukan Kartu JKN-KIS. 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, berbagai dukungan terus hadir dari sejumlah kementerian/lembaga.

Salah satunya yaitu Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Dalam penerapannya tersebut, setiap permohonan pelayanan pendaftaran peralihan hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun karena jual beli harus dilengkapi dengan tanda kepesertaan program JKN-KIS.

Baca juga: Terapkan Inpres Nomor 1, ATR/BPN Balikpapan Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan

Maka dari itu, setiap masyarakat yang ingin melakukan peralihan hak tanah, maka pembeli wajib memperlihatkan kartu JKN-KIS dengan status aktif.

Hal tersebut disambut baik oleh salah satu warga Kota Balikpapan, Syamsul.

Beberapa hari yang lalu dirinya melakukan proses jual-beli kepemilikan tanah.

Ia menyampaikan, tidak menjadi masalah baginya ketika dalam proses jual beli harus menunjukan Kartu JKN-KIS.

Baginya, sudah menjadi kebutuhan dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadi peserta Program JKN-KIS.

"Beberapa hari yang lalu saya melakukan proses jual beli tanah, terkait dengan proses yang mengharuskan adanya BPJS Kesehatan bagi saya tidak masalah. Malah lebih bagus, artinya masyarakat yang belum punya BPJS Kesehatan jadi bisa punya," ujar Syamsul saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan.

Baca juga: 100 Persen Warga Kubar Sudah Tercover BPJS Kesehatan, Ini Tanggapan Bupati FX Yapan

Ia juga menambahkan memiliki Kartu JKN-KIS ini sangatlah penting.

Jika dilihat dari manfaatnya, kehadiran program JKN-KIS tersebut bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta.

Salah satunya, tidak perlu khawatir lagi mengenai biaya saat melakukan pengobatan baik itu di puskesmas, klinik ataupun rumah sakit.

"Bagi saya memiliki BPJS Kesehatan ini wajib. Selain banyak manfaatnya, tentunya program pemerintah ini harus didukung oleh kita semua. Sebagai warga negara yang baik, tentunya harus mendukung program dari pemerintah. Apalagi melihat program dari BPJS Kesehatan ini, kan sudah banyak membantu orang. Kita juga saling gotong royong kan dalam program ini," lanjut Syamsul.

Baca juga: 442 WBP Rutan Tanah Terlindungi BPJS Kesehatan, Paser Layak Raih Predikat Kabupaten Peduli HAM

Dirinya berharap segala proses administrasi jual beli dapat berjalan dengan lancar.

Selain itu juga, masyarakat dapat sadar akan pentingnya Program JKN-KIS ini, karena program ini bukan semata-mata untuk kepentingan sendiri melainkan untuk kepentingan bersama. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved