News Video

NEWS VIDEO Tumpukan Mayat di Bucha Tertangkap Satelit, Rusia Bantah Lakukan Pembantaian

Ukraina menuduh pasukan Rusia melakukan "pembantaian" di kota Bucha, dekat ibu kota Kyiv.

Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Ukraina menuduh pasukan Rusia melakukan "pembantaian" di kota Bucha, dekat ibu kota Kyiv.

Citra satelit menunjukkan tumpukan mayat di Bucha.

Dikutip dari ABC News, pihak berwenang Ukraina menemukan 410 mayat di kota-kota dekat Kyiv sebagai bagian dari penyelidikan kemungkinan kejahatan perang oleh Rusia, kata jaksa tinggi negara itu.

Sebuah citra satelit dari Bucha menunjukkan parit sepanjang 14 meter yang digali di halaman sebuah gereja di mana kuburan massal telah diidentifikasi, kata perusahaan AS Maxar Technologies.

Gambar yang diambil pada tanggal 31 Maret, mengikuti gambar sebelumnya dari tanggal 10 Maret yang menunjukkan tanda-tanda penggalian di halaman Gereja St Andrew Pyervozvannoho All Saints.

Kementerian pertahanan Rusia membantah tuduhan Ukraina, mengatakan rekaman dan foto-foto yang menunjukkan mayat di Bucha adalah "provokasi" oleh pemerintah Ukraina, seperti dikutip dari CNA.

Baca juga: BONGKAR RAHASIA Terbesar Tubuh Vladimir Putin, Presiden Rusia Terancam Dibunuh Usai Pecat 8 Jenderal

Gambar-gambar dari kota itu, muncul setelah Ukraina pada hari Sabtu (2/4/2022) mengatakan bahwa pasukannya telah merebut kembali kendali atas seluruh wilayah Kyiv dan membebaskan kota-kota dari pasukan Rusia.

Mereka memicu kemarahan di Ukraina dan luar negeri, menambah tekanan pada Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan meningkatkan kemungkinan sanksi Barat lebih lanjut.

Negara-negara Barat telah berusaha untuk mengisolasi Rusia secara ekonomi dan menghukumnya atas invasi, yang dimulai pada 24 Februari.

"Pembantaian Bucha disengaja," kata Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, di Twitter.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved